Jakarta, Gontornews–Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia (DMI) Haji Syafruddin menerima kunjungan silaturahim Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, Selasa (15/1). Syafruddin mengajak organisasi Pemuda Muhammadiyah untuk ikut menjaga demokrasi yang sedang berkembang di Indonesia saat ini.
”Saya sepakat dengan peran yang telah ditunjukan Pemuda Muhammadiyah dengan berada ditengah, karena begitu condong ke kiri atau ke kanan itu politik praktis, kepentingannya kelompok sudah bukan negara lagi,” tegas Syafruddin.
Ia mengatakan setiap orang dan organisasi kemasyarakatan berhak untuk berpolitik dan dijamin kebebasannya oleh negara. Namun, politik yang dijalankan harus berorientasi pada negara.
“Berpolitik boleh-boleh saja tapi harus berorientasi pada kemajuan negara dengan ideologi Pancasila,” tutur Syafruddin.
Ia juga menegaskan DMI berada ditengah dan mengambil posisi untuk tidak condong kemanapun dalam konstelasi politik yang ada. “Kami di DMI menonaktifkan beberapa pengurus yang akan maju menjadi Caleg, Karena kami tidak ingin dituding ditunggangi,” tegas Syafruddin.
Ia meminta Pemuda Muhammadiyah mengawal peradaban baru Islam yang sedang terjadi saat ini. “Peran organisasi Islam sangat sentral dalam proses peradaban Islam baru yang terjadi saat ini, untuk itu kita harus ikut berpartisipasi agar Islam semakin dihormati dan berperan positif bagi dunia,” kata Syafruddin.
Sementara itu, Sunanto pada saat mengawali pertemuan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Syafruddin yang telah meluangkan waktu untuk menerimanya. Selanjutnya Sunanto memperkenalkan jajaran pengurus PP Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022. Ia juga menyampaikan program kerja Pemuda Muhammadiyah yang akan mereka kerjakan ke depan. [fathurroji]



















