Dubai, Gontornews — Dubai membatasi jumlah orang yang diizinkan berada di pusat perbelanjaan dan hotel sebagai bagian dari langkah-langkah baru untuk menghentikan peningkatan tajam infeksi COVID-19.
Mulai Selasa (2/2), bar akan ditutup. Sedangkan bioskop, kafe, dan restoran juga akan menghadapi pembatasan.
Langkah-langkah itu diambil karena UEA semakin khawatir dengan meningkatnya kasus sejak Desember lalu.
Emirates pada hari Senin (1/2) mencatat sembilan kematian dan 2.730 infeksi baru virus korona dalam 24 jam terakhir. Meskipun angka tersebut telah berkurang dari rekor tertinggi pekan lalu yang hampir 4.000 kasus per hari, angka tersebut tetap jauh lebih tinggi daripada di bulan Mei ketika UEA melakukan penguncian yang ketat.
Komite Tertinggi Manajemen Krisis dan Bencana Dubai mengatakan langkah-langkah baru, yang akan diberlakukan hingga akhir bulan, diambil sebagai tanggapan atas “laporan harian (yang) telah menunjukkan peningkatan yang nyata dalam jumlah pelanggaran yang dilakukan.”
Tempat duduk dalam ruangan seperti bioskop dan arena olahraga kini hanya dapat beroperasi setengah dari kapasitasnya, sementara hotel dan pusat perbelanjaan harus memangkas jumlah pengunjung hingga 70 persen.
Pub dan bar telah ditutup sepenuhnya. Sedangkan restoran dan kafe harus tutup pada pukul 1 dini hari.
Komite tersebut mengatakan akan meningkatkan kunjungan inspeksi dan hukuman yang lebih keras akan dijatuhkan kepada para pelanggar aturan.
Masyarakat didorong untuk melaporkan pelanggaran apa pun yang dilakukan oleh individu atau bisnis kepada Polisi Dubai.
“Menerapkan protokol pencegahan dan mengamati pedoman kesehatan dan keselamatan tetap menjadi metode yang paling efektif untuk memerangi virus,” kata komite tersebut.
Jumlah total kasus di UEA sejak mulai pandemi telah mencapai 306.339, sedangkan jumlah kematian mencapai 859. Tetapi Emirates telah menjadi salah satu negara tercepat di dunia yang meluncurkan program vaksinasi.
Kementerian kesehatan mengatakan 106.615 orang divaksinasi dalam 24 jam terakhir dan jumlah total dosis yang diberikan telah mencapai 3,448 juta.
Sementara itu Kuwait melaporkan 586 kasus baru COVID-19, meningkatkan total kasus di negara itu menjadi 165.843.
Sedangkan Kementerian Kesehatan Oman mengonfirmasi 198 kasus baru dan tiga kematian, sehingga total nasional menjadi 134.524 dan 1.524.
Di Bahrain jumlah korban tewas mencapai 376 setelah satu kematian baru dilaporkan. Jumlah kasus yang dikonfirmasi di negara itu meningkat 525. []




















