Jakarta, Gontornews – Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Ahmed Amr Ahmed Moawad kagumi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) sebagai sekolah pemimpin. Kesimpulan tersebut dia sampaikan saat menerima kunjungan Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Prof Dr Amal Fathullah Zarkasyi dan perwakilan Gontor di Jakarta, Akrimul Hakim di kantor kedutaan besar Mesir di Jakarta, Senin (16/1).
“Berarti, sekolah (baca: Gontor) anda sekolah pemimpin?” kata Syeikh Amr kepada perwakilan PMDG.
“Iya betul,” jawab Prof Amal Fathullah Zarkasyi terkait pertanyaan Dubes Mesir kepada tamunya.
Ustadz Amal, sapaan akrab Prof Amal Fathullah Zarkasyi, mengatakan jika peran alumni Gontor untuk bangsa dan negara memang sudah tertanam sedari menjadi santri.
“Gontor mendidik para santrinya untuk selalu berdiri diatas dan untuk semua golongan,” kata Ustadz Amal.
“Kalau sudah (berada diatas semua golongan) begitu, temannya makin banyak,” ungkap Guru besar pertama di lingkungan PMDG tersebut.
Sejumlah alumni PMDG memiliki andil besar di pemerintah dan di segala bidang. Sebut saja, KH Hasyim Muzadi yang kini menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Ada Menteri Agama Lukman Hakim Syaeduddin. Ada juga Prof Din Syamsuddin yang sempat menjabat sebagai Ketua umum Muhammadiyah.
Selain keduanya, ada pula Husnan Bey Fanani, cucu trimurti PMDG KH Zainuddin Fananie, yang menjabat sebagai Dubes Indonesia untuk Azerbaijan. Usman Shihab, Atase pendidikan dan kebudayaan (atdikbud) kedutaan besar Indonesia di Mesir. Bahkan, wakil menteri Luar negeri RI periode 2014-2019, Abdurrahman Muhammad Fakhir juga alumni Gontor. [Mohamad Deny Irawan]



















