Lombok Timur, Gontornews — Empat ibu hamil siap melahirkan buah hati mereka di tenda Posko Bencana Gempa, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Selasa (31/7).
Bidan yang bertugas di Posko pemgungsian, Dwi Maida Suparina mengatakan, jumlah ibu hamil ada lima orang namun satu orang telah melahirkan dengan selamat. Sementara empat ibu lainnya masih ada yang dalam kondisi pembukaan satu, pembukaan dua, pembukaan tiga, dan pembukaan tujuh.
“Kondisi yang bukaan dua dan tiga sudah keluar air banyak,” katanya, Antara.
Keliima perempuan dengan usia kehamilan sembilan bulan itu dibawa ke Posko Bencana Gempa lantaran ruang Unit Gawat Darurat Puskesmas Sembalun hancur akibat gempa Bumi tempo hari. Selain itu, gempa susulan juga menjadi alasan karena dikhawatirkan tembok pukesmas roboh.
“Ibu-ibu itu dibawa ke posko secara bertahap oleh petugas medis. Kemarin satu sudah dibawa dan pagi tadi juga sudah ada yang dibawa,” jelasnya.
Sementara itu, Dokter RSID Mataram Dr Anita Rahman terus melakukan observasi terhadap kondisi empat orang ibu yang segera melahirkan.
“Ada beberapa yang sudah keluar air banyak sehingga dipertimbangkan untuk dirujuk ke rumah sakit terdekat,” jelasnya.
Ia mengaku, pihaknya tidak berani mengambil tindakan rangsangan kepada ibu yang akan melahirkan tersebut. Sebab, mengambil tindakan tersebut dibutuhkan peralatan khusus, dan minimal bisa dilakukan di Puskesmas.
Gempa bumi berkekuatan 6,4 pada skala Richter mengguncang Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, NTB, Minggu (29/7), pukul 06.47 Wita. Belasan orang meninggal termasuk WNA asal Malaysia. [Devi Lusianawati]




















