Ankara, Gontornews — Turki menjadi negara paling sukses dalam melaksanakan program vaksinasi secara efektif, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Ia menginformasikan bahwa lebih dari 7,5 juta dosis vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech Cina telah diberikan kepada warga Turki sejak dimulainya program di bulan Januari.
“Saat ini, Turki adalah negara paling sukses di dunia dalam menjalankan program vaksinasi secara efisien. Sekitar 7,5 juta [dosis] telah disuntikkan. Dan kami melakukan proses ini dengan cara yang serius dan pasti,” kata Erdogan pada pertemuan di ibukota Turki, Ankara, pada 23 Februari.
Turki tidak memiliki waktu untuk bersantai di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung, kata Erdogan dikutip Hurriyetdailynews.com.
Ia menegaskan kembali bahwa sistem perawatan kesehatan Turki telah berhasil menangani pandemi berkat investasi yang telah dilakukan pemerintahnya sejak berkuasa pada awal 2000-an.
“Tidak ada relaksasi. Kami mengambil langkah tambahan. Kami tidak bisa santai,” tandasnya.
Turki memulai vaksinasi massal pada 14 Januari dengan vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech Cina. Selain vaksin Cina, Turki juga berencana menerima vaksin MRNA dari Pfizer-BioNTech.
Sama seperti di bidang kesehatan, Turki juga menuai hasil dari investasinya di bidang pendidikan, kata Erdogan.
“Terlepas dari masalah, Turki termasuk di antara sedikit negara yang telah melaksanakan pendidikan tanpa gangguan. Kami telah mengirimkan sekitar 2 juta komputer tablet kepada siswa kami dengan 675.000 di antaranya selama pandemi,” informasinya.
Portal pendidikan online telah menjadi situs pendidikan yang paling banyak dikunjungi di dunia pada tahun 2020, kata Erdogan.
“Digitalisasi pendidikan telah mengemuka selama pandemi dan kami telah mengambil langkah besar untuk mencapai tujuan ini. Negara-negara yang berinvestasi dalam infrastruktur komunikasi lebih mampu mengatasi masalah selama pandemi,” katanya.
Dia juga mengatakan pemerintah akan merekrut 20.000 guru lagi di masa mendatang. []























