Ponorogo, Gontornews — Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tahun 1990-an mengadakan acara “Doa Bersama Forum Jiilut Tis’iinat dan Talkshow Hikmah di Balik Pandemi” via online Kamis (8/7). Acara ini dipimpin oleh Al-Ustadz Dr. H. Ismail Al Faruqi dan Al-Ustadz Dr. Imam Ratriso. Turut hadir pada acara ini, Ketua II PP IKPM, Al-Ustadz H. Saepul Anwar, M.Pd beserta 2 orang staf.
Sekjen Jiilut Tis’iinat Ustadz Herianda Siregar menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh alumni Gontor tahun 90-an dan juga kepada PP IKPM Gontor.
“Acara ini diadakan selain untuk mempererat tali silaturahim juga untuk mengirimkan doa kepada alumni yang sudah meninggal, baik yang sudah lama maupun yang meninggal baru-baru ini karena Covid-19,” ujar Ustadz Heriandra.
Sementara itu Ketua II PP IKPM Ustadz Saepul Anwar menyatakan terima kasih sekaligus meminta doa dari para alumni agar segenap santri, asatidz, dan Pimpinan PMDG diberikan kesehatan jasmani dan rohani.
“Jadilah alumni yang eksis dalam masyarakat, mampu berkontribusi dan bermanfaat dalam segala kegiatan. Dan jangan lupa bahwasanya dulu ketika masih menjadi santri kita diberikan pertanyaan ‘Ke Gontor Apa yang Kau Cari?’, namun setelah menjadi alumni maka pertanyaannya menjadi ‘Ke Gontor Apa yang Kau Beri?’” pesan Ustadz Saepul Anwar kepada semua alumni Gontor.
Hadir pula seorang dokter yang merupakan alumni tahun 90-an, yaitu dr. M. Taniem Nawawi. Ia memberikan sebuah tips untuk orang yang sedang terpapar virus Covid-19.
“Jangan kita anggap penyakit itu sebagai sebuah masalah atau beban, hadapilah dengan enjoy & happy karena di saat posisi happy hormon-hormon yang diproduksi dapat meningkatkan imun tubuh kita. Juga jangan lupa untuk tetap mematuhi prokes dalam segala kegiatan,” ujarnya.
Zarkasyi Afif yang merupakan Pengasuh Forum Pelayan Al-Qur’an menambahkan sekaligus mengingatkan kepada para hadirin yang hadir bahwasanya di dalam kondisi yang seperti ini kita harus memperbanyak dzikir dan banyak membaca Al-Qur’an, jangan sampai rohani kita kosong. Dan jangan sampai iman kita tergoyahkan sehingga lebih takut kepada Covid daripada takut kepada Allah.
Di penghujung acara diadakan acara bagi-bagi hadiah. Ada sekitar 15 doorprize yang di antaranya berupa obat-obatan untuk yang sedang terpapar Covid dan beberapa kaos bagi peserta teraktif di dalam acara zooming ini.[]




















