Bandung, Gontornews — Gerakan Masyarakat Peduli Tanah Air (Gempita) menyosialisasikan gerakan gemar makan ikan kepada masyarakat, bekerjasama dengan rumah makan Gubug Mang Engking. Acara soft launching dalam aksi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dilakukan bersama 300 anak yatim di Kopo Bandung, Jawa Barat.
Direktur Eksekutif Gempita, Agus Yuliawan, dalam acara soft launching , Jumat (5/8) mengatakan, gerakan makan ikan merupakan sebuah gerakan untuk menyosialisasikan gemar makan ikan bagi masyarakat. Hal ini tidak lepas untuk mengurangi kebiasaan makan daging, yang kerap menimbulkan kelangkaan dikarenakan tingginya tingkat konsumsi daging.
Dengan adanya Gemarikan, Gempita dan Restoran Gubung Mang Engking ingin mengajak masyarakat beralih dari konsumsi daging ke konsumsi ikan. “Apalagi negeri kita ini adalah negeri bahari yang kaya dengan jenis ikan,” paparnya.
Sementara itu Direktur Utama Restoran Mang Engking, Ikhwan Ridwan mengatakan, gerakan konsumsi makan ikan laut bukan hanya gerakan yang dicanangkan oleh pemerintah saja. Tapi sebuah gerakan yang sudah mulai populis yang kini dilakukan oleh masyarakat dalam mendukung pengembangan ekonomi bahari.
Kegiatan Gemarikan dalam bentuk santunan dan makan ikan bersama 300 anak yatim di Kopo Bandung, kata Ikhwan, merupakan sebuah upaya bersama dalam mempopulerkan makan ikan.
Dalam Gemarikan ini Gempita dan Gubug Maang Engking akan melakukan sosialisasi setiap bulan di tiap-tiap kabupaten dan kecamatan. Untuk grand launchingnya Gempita akan mengajak Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertanian, dan Gubernur Jawa Barat untuk bersinergi bersama. [Fathurroji/Rus]





















