Gaza City, Gontornews — Kelompok perlawanan Palestina Hamas mengatakan pada hari Sabtu gencatan senjata dengan Israel di Gaza telah tercapai. Dilansir Anadolu Agency, juru bicara Hamas Fawzi Barhum mengatakan, banyak pihak mencoba untuk meminta Israel agar menghentikan serangan udara, tetapi hanya Mesir yang berhasil.
Gerakan Jihad Islam di Palestina juga menerima perjanjian dengan Israel untuk mengakhiri serangan udara. Daoud Shiha, seorang juru bicara gerakan, kepada Anadolu Agency mengatakan gencatan senjata mulai berlaku pada pukul 8.00 malam waktu setempat.
Dikatakan Shiha, mereka akan mematuhi gencatan senjata selama Israel melakukannya.
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, pesawat tempur Israel menargetkan pembangunan di bawah konstruksi di lingkungan al-Katiba di Gaza pada hari Sabtu dan menewaskan dua anak Palestina.
Sementara itu militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa serangan itu menargetkan 40 lokasi militer milik Hamas di kota Beit Lahiya.
Militer menambahkan bahwa 91 roket diduga ditembakkan dari Gaza ke pihak Israel sejak pagi. [Muhammad Khaerul Muttaqien]

















