Seoul, Gontornews — Kebakaran di gudang konstruksi di Korea Selatan telah menewaskan sedikitnya 38 orang dan melukai 10 lainnya, kata pihak berwenang.
Aljazeera merilis, kebakaran terjadi pada hari Rabu ketika para pekerja sedang membangun sebuah gudang, sekitar 80 km di tenggara ibukota, Seoul.
Korban tewas bisa bertambah karena lebih banyak orang diyakini terjebak di dalam gudang, menurut pihak berwenang.
Mereka mengatakan kebakaran cepat terjadi karena para pekerja bekerja di lantai bawah tanah.
Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan beberapa truk pemadam kebakaran dan lebih dari selusin ambulans di sekitar bangunan yang rusak parah dan menghitam.
Petugas penyelamat berseragam putih terlihat membawa korban dalam kantong mayat.
Delapan pekerja konstruksi dirawat karena cedera serius di rumah sakit terdekat, sementara dua lainnya luka ringan.
Para pejabat mengatakan sekitar 30 pekerja berhasil melarikan diri tetapi setidaknya empat pekerja tidak diketahui nasibnya.
Para pejabat sedang menyelidiki penyebab kebakaran itu, yang kemungkinan dipicu oleh ledakan ketika para pekerja sedang bekerja di lantai bawah tanah.
“Tidak ada pakaian yang tersisa [pada pekerja] sama sekali,” kata Seo Seung-hyun, kepala pemadam kebakaran Icheon.
Seo mengatakan, korban yang meninggal di lantai lain kemungkinan menghirup gas beracun.
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in meminta kementerian terkait untuk melakukan upaya terbaik mereka dalam operasi pencarian dan penyelamatan dengan memobilisasi semua sumberdaya yang tersedia, kata jurubicara gedung biru kepresidenan Kang Min-seok. []
![Kebakaran itu mungkin dipicu oleh ledakan ketika para pekerja bekerja di bawah tanah di lokasi tersebut [Yonhap / EPA]](https://i0.wp.com/gontornews.com/wp-content/uploads/2020/04/korea-selatan.jpg?resize=750%2C375&ssl=1)




















