15
Tonton Selengkapnya
27 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 3 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Hajar Prabowo, Ada Apa Dengan TGB?

Tony Rosyid Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
26 November 2018
in Kolom
0
Hajar Prabowo, Ada Apa Dengan TGB?

Pilpres makin dekat. Suhu politik makin panas. Satu sama lain intens mengintai dan siap memangkas. Sedikit saja kesalahan, poin buat lawan untuk menebas. Benar sekalipun, bisa dibuatkan persepsi seolah-olah kesalahannya jelas. Ini namanya _black champaign._ Bila perlu, jebak dan dorong lawan untuk melakukan kesalahan, agar mudah dilibas.

Apapun ucapan, sikap dan perilaku capres-cawapres, potensial dijadikan “target penyerangan”. Media dan medsos jadi tempat penggorengan. Terasa asik dan dilakukan secara massif. Terus digoreng secara kreatif, sampai betul-betul membuat lawan terkapar pasif.

“Tampang Boyolali”, melangkahi kuburan hingga “Ojol”, jadi sarapan pagi tim Jokowi. Prabowo didemo dan dilaporkan polisi. Begitu juga “sontoloyo”, “genderuwo” , “tabok” hingga “produksi mobil Esemka” yang isunya tak kunjung berhenti.

Yang terakhir adalah isu pindahnya kedutaan Australia ke Yerusalem. Prabowo berkomentar bahwa ia menghargai hak negara Australia. Dan ia tak ikut campur urusan internal negara tetangga itu.

BACA JUGA

Struktur dan Kultur

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Dari Gontor ke Bulaksumur

Komentar Prabowo lalu diramaikan di media, hari demi hari. Di medsos jadi sarapan pagi. Diframming seolah Prabowo mendukung Australia. Dibully dan jadi sasaran protes dan caci maki.

Tidak hanya pendukung amatiran yang berlaga untuk menyerang. Tapi kelompok elit yang dekat dengan penguasa juga ikut meradang. Salah satunya ada nama Zainul Majdi. Orang mengenal dengan nama Tuan Guru Bajang (TGB). Akhir-akhir ini memang dekat dengan Jokowi dan Luhut Binsar Panjaitan. Emang TGB ada di kubu Jokowi? Ah, loe kurang gaul. Kayak gak pernah buka media aja.

Publik mengetahui bahwa TGB mendukung Jokowi. Keluar dari barisan kubu 212 yang saat ini mendukung Prabowo-Sandi. Kok 212 jadi politisi? Tanya TGB suatu hari. Itu keniscayaan politik tuan, jawab lawan menimpali. Faktanya, 212 tidak hanya berhadapan dengan Ahok, tapi juga massif berseberangan dengan Jokowi. Sedari awal mereka saling tidak menyukai. Pertempuran melawan Jokowi bahkan lebih intens hari demi hari. Memerlukan durasi sangat panjang dan melelahkan hingga hari ini. Sudah lebih dari setahun tak juga berhenti.

Beragam komunikasi Jokowi-212 sudah dilakukan sebagai upaya rekonsiliasi. Ke Makkah, poros Jakarta terus membujuk dengan bungkus jalin erat silaturahmi. Tapi, tak juga berhasil hingga saat ini. Malah berujung pada pemasangan “Bendera Tauhid” di rumah yang dihuni Rizieq beserta keluarga yang dicintai. Jalan buntu akhirnya menghadang Ikhtiar rekonsiliasi. Gagal total.

Komentar Prabowo yang diframming seolah Prabowo dukung keputusan Australia, memberi “peluang dan umpan” untuk TBG. Sebuah momentum. Bisa jadi sangat indah. Pertama, TGB berkesempatan untuk membuat persepsi bahwa ia konsisten dalam perjuangan pro-umat. Membela Palestina adalah bagian dari perjuangan Umat.

Sayangnya, Bachtiar Nasir, ketua salah satu organisasi yang konsen memperjuangkan Palestina merdeka buru-buru mengklarifikasi. Bahwa ucapan Prabowo telah diplintir. Faktanya bukan seperti yang diframming media selama ini. Tanggapan Bachtiar Nasir ini seolah menutup celah bagi TGB untuk kembali mendapat “persepsi keumatan” .

Kedua, dengan melakukan “kritik keras” kepada Prabowo, TGB berpeluang dianggap sebagai pendukung loyal dan bekerja nyata untuk Jokowi. Dalam politik, pengakuan semacam ini diperlukan. Tak cukup sekedar deklarasi. Apa yang dilakukan oleh Kapitra dan Ngabalin selama ini lebih jelas, tegas dan nyata. Apakah TGB akan mengikuti jejak kedua orang ini?

Di sisi lain, “kritik keras” TGB ke Prabowo membuat dahi umat berkerut. Mengapa TGB melakukan itu? Sangat bersemangat. Sampai segitunya. Dengan sikap TGB ini, pertanyaan umat selama ini terkait “nyebrangnya” TGB mulai mendapat ruang kembali untuk berdiskusi. Tidakkah TGB lahir dari umat? Bukankah akan terasa nyaman jika TGB berjuang bersama di gerbong umat? Apalagi Alumni Mesir, teman-teman seperjuangan TGB, juga ambil posisi melawan Jokowi.

Lepas bahwa pilihan politik dan dukung mendukung di pilpres adalah hak setiap orang, dan itu harus dihargai. Tapi, dukungan TGB ke Jokowi dan mengambil jarak bahkan berhadap-hadapan dengan komunitasnya, juga dengan asal partainya sendiri, yaitu Demokrat, terasa ganjil. Semakin ganjil ketika TGB “menyerang” Prabowo. Aneh dan mendorong publik terus mempertanyakan. Ada apa?

Dilihat dari aspek posisioning, TGB lemah di hadapan kubu Jokowi. Karena tidak membawa partai dan gerbong pendukung. Sejak pindah haluan, TGB nyaris ditinggalkan oleh mayoritas alumni Al-Azhar. Dari situ lahirlah organisasi baru untuk Alumni Mesir yang Senen lalu (19/11) memberi dukungan kepada Prabowo-Sandi.

Secara ideologi, apakah TGB cocok dengan PDIP, Nasdem, Perindo dan PSI? Rasa-rasanya butuh waktu panjang untuk beradaptasi. Apalagi PSI tegas menolak Perda Syariah. Bukannya di kubu Jokowi ada PKB dan PPP? Ah, kayak gak tahu aja, kenapa dua partai itu mendukung Jokowi. Emang mereka berani tidak dukung Jokowi? Ada-ada aja.

TGB dapat jatah Menag? Berat! Karena ada PPP dan NU. Jelas gerbong dan pengikutnya. Jatah Mendagri? Ada PDIP. Cahyo Kumolo masih bersedia. Kok main jatah-jatahan? Ah, gak usah munafik! _Power sharing_ itu bagian dari logika dukung mendukung dalam politik. Mengikuti teori pertukaran, dalam politik mesti ada barter. Gue dukung, loe ngasih ape ke gue. Emang seperti relawan? Rela ditinggal kawan? Menganggap TGB relawan, tentu kurang pas.

Kalau begitu, lalu apa yang membuat TGB “ngotot” dukung Jokowi, dan “hajar” Prabowo? Nah, ini yang selalu jadi isu menarik. Banyak yang berprasangka: TGB tersandera. Ah, yang benar? Namanya aja prasangka. Belum tentu benar. Belum tentu hoax juga.

Protes anggota fraksi PDIP kepada KPK soal bocornya kasus divestasi saham Newmont yang dikait-kaitkan dengan nama TGB (m.merdeka.com, 3 Oktober 2018) semakin memperkuat dugaan publik bahwa TGB sedang tersandera. Jika “rumor” itu benar, sekali lagi “rumor”, akan banyak pihak yang memaklumi. Sebagian orang ngerti, lalu bisa memahami.

Tapi, “kritik pedas” TGB yang dipersepsikan publik sebagai bentuk penyerangan kepada Prabowo itu telah membangkitkan emosi. umat marah. Nama TGB yang selama ini mulai turun isunya, naik kembali dan jadi pembicaraan publik. Apakah oleh TGB ini disengaja? Atau hanya sebuah keterpaksaan? Hanya TGB dan Tuhan yang tahu. Yang pasti, serangan TGB kepada Prabowo membuat umat semakin geram.

Tags: PolitikPrabowoTGB
Share28Tweet17Send
Previous Post

Bantu Muslim Ugyur, PKS Minta Pemerintahkan Efektifkan Misi Diplomasi HAM ke RRC

Next Post

Disinyair Ada Tandingan, Massa Reuni 212 Dihimbau Langsung ke Monas

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

29 May 2026
Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

28 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

29 May 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

0
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

0
Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

0
Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

0
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

0
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

1 June 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

1 June 2026
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

1 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

31 May 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result