Johannesburg, Gontornews — Aktivis anti-apartheid Ahmed Kathrada, yang menghabiskan waktu 26 tahun di penjara, meninggal di Johannesburg, Selasa (28/3) pagi waktu setempat pada usia 87 tahun.
Awal bulan ini ia dirawat di rumah sakit karena pembekuan darah di otaknya.
Kathrada lahir pada 21 Agustus 1929 di sebuah kota kecil di barat laut Afrika Selatan. Orangtuanya merupakan imigran asal India.
Dia termasuk orang yang mencoba melawan rezim apartheid dan dipenjara bersama Mandela dalam sidang Rivonia pada tahun 1964. Sidang ini menarik perhatian seluruh dunia karena menyoroti sistem hukum brutal di bawah rezim apartheid Afrika Selatan.
Kathrada dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada tahun 1964 dan menghabiskan waktu 26 tahun tiga bulan dalam penjara. Termasuk 18 tahun di antaranya di Pulau Robben.
Setelah berakhirnya rezim apartheid, ia menjabat sebagai konselor parlemen untuk Presiden Mandela di Kongres Nasional Afrika (ANC) pada tahun 1994 – 1999. [Rusdiono Mukri]























