pesanan-baju-kaos
29 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Thursday, 5 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Dunia

India Tahan 4.000 Tahanan Politik Kashmir dan Jammu

India juga memutus layanan internet, menutup fasilitas publik hingga memberlakukan jam malam di Kashmir dan Jammu

Mohamad Deny Irawan by Mohamad Deny Irawan
7 years ago
in Dunia
0
India Pulihkan Jaringan Telekomunikasi & Fasilitas Umum di Kashmir

Seorang anak di Kashmir di balik pagar pembatas pasukan India. (Foto: Reuters)

Srinagar, Gontornews — Pemerintah India merilis data yang mengungkap bahwa otoritas India di Kashmir telah menangkap hampir 4000 orang sejak pihaknya menghapus status khusus di Kashmir dan Jammu. Bukti ini disinyalir merupakan bukti paling jelas seputar salah satu tindakan keras terbesar di wilayah yang disengketakan antara India dan Pakistan tersebut.

Sebagai informasi, Kashmir yang bermayoritas muslim telah berada kekacauan sejak Pemerintah India mencabut status otonomi dan kenegaraannya pada 5 Agustus 2019 silam. Akibatnya, ketegangan dengan Pakistan dan bentrokan dengan masyarakat Kashmir dan Jammu tak terelakkan.

India berdalih bahwa pencabutan status otonomi khusus tersebut dilakukan untuk mengintegrasikan ekonomi di Kashmir ke dalam sistem ekonomi di India.





Demi menanggulangi gelombang protes, Pemerintah India bahkan sempat mematikan akses internet dan sejumlah fasilitas publik di Kashmir dan Jammu hingga pembatasan jam malam di daerah tersebut.

BACA JUGA

Cuaca Ekstrem Akibat Banjir Bandang Lumpuhkan Wilayah Turki

HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

Hari Pertama IFESDC 2026 di Kantor Pusat Bank Dunia: Soroti Inovasi Digital dan Keuangan Syariah Inklusif

Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Tidak hanya itu, Pemerintah India juga dikabarkan telah menangkap lebih dari 3.800 orang selama bentrokan terjadi meski otoritas pemerintah India di Kashmir mengklaim telah melepas 2.600 orang tahanan.

Pemerintah India menjelaskan bahwa upaya penangkapan sejumlah tokoh di Kashmir dan Jammu dilakukan di bawah naungan Undang-undang keselamatan Publik yang memungkinkan pemerintah India menahan sejumlah tokoh selama satu hingga dua tahun tanpa tuduhan apapun.



Reuters melansir bahwa sekitar 200 politis di Jammu dan Kashmir menjadi korban penahanan oleh otoritas Pemerintah India di Kashmir dan Jammu. Tidak hanya itu, 100 pemimpin dan aktifis dari kelompok politik pro separatis juga ditahan otoritas pemerintah setempat.

Aktifis HAM internasional, Amnesty Internasional mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran hak asasi manusia.

“Belum pernah ada sepanjang sejarah di kawasan tersebut, penahanan-penahanan yang berkontribusi pada ketakutan dan keterasingan yang meluas,” kata Kepala Amnesty Internasional untuk India, Akar Patel, sebagaimana dilansir Reuters.

“Pemadaman komunikasi, pengekangan keamanan, penahanan para pemimpin politik di wilayah tersebut justru telah memperburuk keadaan,” tambah Patel.

Sementar aitu, Pemerintah India mengaku langkah ini dilakukan demi menjaga ketertiban, mencegah kekerasan yang berpotensi meluas serta memnimalisir korban luka akibat bentrokan.

Pemerintah India memastikan hanya 1 orang warga Kashmir yang meninggal dunia akibat bentrokan tersebut atau lebih rendah dari situasi serupa yang mengakibatkan puluhan orang tewas pada 2016 silam.

“Hak untuk hidup adalah hak asasi manusia yang paling penting,” tutup penasihat keamanan nasional India, Ajit Doval. [Mohamad Deny Irawan]

Tags: Amensty InternationalIndiaKonflik KashmirPakistan
Share30Tweet19Send
Previous Post

Tancap Gas! PP IKPM Lantik Lima Pengurus IKPM Cabang

Next Post

Cegah Penyakit Jantung dan Kanker dengan Apel

Mohamad Deny Irawan

Mohamad Deny Irawan

Reporter Media Online Gontornews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

29 October 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
UNIDA Gontor Selenggarakan Pelatihan Sinematografi

UNIDA Gontor Selenggarakan Pelatihan Sinematografi

29 October 2026
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026
Pimpinan Darunnajah Jadi Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031

Pimpinan Darunnajah Jadi Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031

0
Tawaran Beasiswa S1 di Jepang

Swiss Government Excellence Scholarships 2027–2028 Kembali Dibuka

0
BAZNAS Buka Beasiswa Riset 2026, Sasar 308 Penerima

BAZNAS Buka Beasiswa Riset 2026, Sasar 308 Penerima

0
Sakinah Finance Mengadakan Kajian Muslimah di Masjid Ukhuwah Islamiyah Semarang

Investasi, Pensiun, dan Kripto: Santriwati Ummul Mukminin Melek Keuangan Syariah

0
Sakinah Finance Mengadakan Kajian Muslimah di Masjid Ukhuwah Islamiyah Semarang

Sakinah Finance Mengadakan Kajian Muslimah di Masjid Ukhuwah Islamiyah Semarang

0
Tawaran Beasiswa S1 di Jepang

University of Glasgow Buka Beasiswa PhD

3 November 2026
Sakinah Finance Mengadakan Kajian Muslimah di Masjid Ukhuwah Islamiyah Semarang

Investasi, Pensiun, dan Kripto: Santriwati Ummul Mukminin Melek Keuangan Syariah

3 November 2026
BAZNAS Buka Beasiswa Riset 2026, Sasar 308 Penerima

BAZNAS Buka Beasiswa Riset 2026, Sasar 308 Penerima

3 November 2026

Muslim Kamboja Merawat Iman Setelah Luka Sejarah

3 November 2026
Sakinah Finance Mengadakan Kajian Muslimah di Masjid Ukhuwah Islamiyah Semarang

Sakinah Finance Mengadakan Kajian Muslimah di Masjid Ukhuwah Islamiyah Semarang

3 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result