London, Gontornews — Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, Rabu (13/1/2021), mengonfirmasi penemuan varian baru virus korona asal Brazil. PM Boris mengaku tengah merencanakan sejumlah langkah agar varian baru virus korona asal Brazil tidak masuk ke Inggris.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Jepang, Ahad (10/1/2021), berhasil mendeteksi jenis baru Covid-19 pada empat pelancong asal negara bagian Amazonas, Brazil. Varian baru ini menampilkan 12 mutasi dengan satu mutasi mirip dengan varian baru virus korona yang terkonfirmasi di Inggris dan Afrika Selatan.
“Kami prihatin dengan varian baru Brazil. Kami akan mengambil langkah (untuk melindungi negara) sehubungan dengan varian Brazil,” kata Johnson kepada parlemen.
“Saya rasa adil untuk mengatakan bahwa masih banyak pertanyaan yang kita miliki tentang varian tersebut,” imbuhnya sebagaimana dilansir Reuters.
Kepala penasihat ilmiah pemerintah Inggris, Patrick Vallance, mengatakan mutasi virus asal Brazil memiliki beberapa fitur dari varian virus korona lainnya. Meski demikian, ia mengatakan tidak ada bukti yang mengatakan bahwa varian baru virus tersebut lebih parah dari varian sebelumnya.
“Apa yang kami lihat adalah bahwa mutasi bermunculan di seluruh dunia sangat mirip dalam hal perubahan,” jelasnya.
Vallance menjelaskan bahwa varian baru virus korona asal Brazil tersebut memiliki kemiripan dengan varian virus yang terkonfirmasi di Afrika Selatan.
“Perubahan yang kami lihat pada varian, sebagian besar terjadi pada tingkatan transmisi; yang memudahkan penularan dari satu orang ke orang lain sehingga lebih mudah untuk terkonfirmasi,” ujarnya.
Ia menambahkan tidak ada bukti apakah vaksin Covid-19 tidak akan efektif terhadap varian baru virus korona ini. Tetapi, mereka tidak tahu pasti apakah itu akan terjadi pada varian Afrika Selatan atau Brazil.
“Ada sedikit lebih banyak risiko bahwa ini mungkin membuat perubahan pada cara sistem kekebalan dalam mengenalinya. Tetapi kami tidak tahu,” tutup Vallance. [Mohamad Deny Irawan]





















