Kabul, Gontornews— Sedikitnya tiga orang tewas dalam serangan bom mobil dan senjata ke kantor organisasi non-pemerintah, Save the Children, di Afghanistan timur.
Dua penjaga keamanan dan satu warga sipil tewas dan setidaknya 25 lainnya luka-luka ketika seorang penyerang bunuh diri meledakkan sebuah bom mobil di luar markas besar badan amal internasional di Jalalabad pada hari Rabu pagi.
Melalui situs Amaq, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, yang menggambarkan target tersebut sebagai “institusi Inggris dan Swedia”.
Aljazeera melaporkan dari Kabul, 47 orang berhasil diselamatkan dari gedung perkantoran setelah pasukan keamanan Afghanistan kontak senjata dengan penyerang selama lebih dari delapan jam.
“Hari yang mengerikan bagi mereka, lebih dari delapan setengah jam terjebak di dalam bangunan itu bersama penyerangnya. Mereka telah diselamatkan,” tulisnya.
Setidaknya dua penyerang tewas sejak pertempuran pecah, Pajhwok Afghan News melaporkan.
Humayoon Babur, seorang wartawan Afghanistan, mengatakan bahwa serangan tersebut telah terjadi di “jantung kota”.
“Di kawasan itu banyak terdapat gedung pemerintah dan kantor pemerintah provinsi,” katanya. [Rusdiono Mukri]






















