Jakarta, Gontornews — Pada tahun 2024, Jakarta Islamic Center atau Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) telah mencapai usia 21 tahun. Selama dua dekade terakhir, banyak pencapaian yang diraih oleh lembaga ini, sebagaimana disampaikan oleh Kepala PPIJ, Dr. KH. Didi Supandi, Lc, MA, dalam acara pembukaan Islamic Digital Fest 2024 di Sunlake Hotel Sunter Jakarta Utara, Sabtu (14/12/2024).
“Tahun 2024 adalah tahun yang penuh berkah. PPIJ telah berhasil mencapai berbagai kemajuan yang patut dibanggakan,” ujar Kiai Didi.
Kiai Didi pun menyebutkan beberapa capaian prestasi tersebut, di antaranya berhasilnya Perpustakaan PPIJ yang terakreditasi A dari Perpustakaan Nasional ini, dinobatkan sebagai juara pertama dalam lomba perpustakaan masjid tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama pada 23 November 2024.
Selain itu, terkait dengan manajemen mutu, Jakarta Islamic Center berhasil memperoleh sertifikasi ISO 9001: 2015 pada November 2024. Sementara di bidang riset, PPIJ meluncurkan jurnal ilmiah bernama Al Madinah. “Al Madinah Terbit perdana pada Agustus 2024. Fokus kajiannya pembangunan masyarakat perkotaan,” jelas Kiai Didi.
Jurnal internasional ini berfokus pada kajian pembangunan masyarakat perkotaan, sesuai maknanya sebagai lambang peradaban dan keteraturan. Kali ini, PPIJ tengah mengembangkan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di dalam negeri maupun luar negeri untuk pengembangan Jurnal Al Madinah.
Kiai Didi juga menambahkan, masjid saat ini harus melek digital, untuk itu PPIJ terus melakukan penyempurnaan perangkat media sosialnya untuk mendukung dakwah digital. “Seluruh akun media sosial PPIJ, termasuk TikTok, Instagram, dan YouTube, telah terverifikasi dan terus dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak audiens,” ungkapnya.
PPIJ juga telah memulai inisiatif dalam bidang ekonomi kreatif, seperti memproduksi air mineral JIC Water, roti JIC, dan mengelola kantin JIC.
“Seluruh pencapaian ini merupakan persembahan PPIJ kepada Daerah Khusus Jakarta, menyongsong Jakarta sebagai kota global,” ungkap Kiai Didi.
Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta melalui Plt Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) Aceng Zaini menyampaikan apresiasi atas capaian PPIJ selama 21 tahun. “Atas nama Pemprov DKI Jakarta saya sampaikan apresiasi,” kata Aceng dalam sambutannya.
Menurut Aceng, PPIJ adalah mitra kerja Pemprov DKI Jakarta. PPIJ telah banyak berkontribusi dalam pengembangan Islam di Jakarta.
“PPIJ adalah lembaga keagamaan, mitra kerja Pemprov DKI dalam hal ini Dinas Bintal. Bicara JIC ini bukan hanya kawasan masjid, tetapi peradaban Islam yang ada di Jakarta,” ujar Aceng.
Banyak prestasi yang telah diraih PPIJ. Terbaru, PPIJ sukses meraih penghargaan perpustakaan masjid terbaik nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.
“Juga saya ucapkan selamat Ke PPIJ yang telah menjadi juara satu lomba perpustakaan masjid seluruh Indonesia,” jelas Aceng.
Kemudian, PPIJ telah membantu menyukseskan program Gubernur DKI terkait pemberdayaan kalangan disabilitas dan penanggulangan stunting di Jakarta. PPIJ juga telah menjalin hubungan internasional. Tahun ini PPIJ mendapat kehormatan menjalin kerjasama dengan Universitas Qarawiyin Maroko.
“Gratis untuk belajar di Qarawiyin Maroko. Ini dapat mengangkat citra Jakarta sebagai kota global di kancah dunia internasional. PPIJ menjadi kebanggaan Jakarta,” ungkap Aceng. [Fathur]





















