Yerusalem, Gontornews -– Setelah pengumuman rancangan perdamaian versi Presiden AS Donald Trump, Masjidil Aqsha dipadati jamaah yang ingin shalat Shubuh berjamaah.
Ketakutan menghadapi ribuan warga yang membludak memasuki kompleks Masjidil Aqsha, Yerusalem, keamanan Israel menghadang dan memulangkan puluhan bus jamaah memasuki situs suci.
Ditempatkan di pintu masuk kota Yerusalem, pasukan Israel menghentikan bus yang mengangkut warga Palestina ke tempat suci untuk shalat Shubuh berjamaah pada Jumat (7/2). Mereka memaksa bus-bus berputar balik dan kembali ke daerah masing-masing.
Israel mengklaim langkah itu merupakan upaya untuk mencegah kekacauan di lokasi tersebut, seperti dilaporkan media Palestine Chronicle.
Jumat Shubuh pada pekan lalu, puluhan ribu jamaah menuju ke kompleks Masjid Al-Aqsha untuk shalat Shubuh berjamaah setelah pengumuman rancangan perdamaian versi Presiden AS Donald Trump.
Pasukan Israel kewalahan, hingga menyerang jamaah dengan tembakan peluru karet. Bukan hanya pemuda, pasukan Israel juga menangkap beberapa wanita di salah satu gerbang Masjid Al-Aqsha.
Lima warga Palestina terbunuh dalam dua hari terakhir, dan banyak lainnya terluka. [Fathur]


















