Tokyo, Gontornews — Pemerintah Jepang, Kamis (09/02/2023), sedang mempertimbangkan untuk melonggarkan kontrol perbatasan bagi pelancong asal Cina. Pemerintah Jepang, sebagaimana dilansir Kyodo News, berencana untuk meninjau aturan kontrol perbatasan bagi pelancong asal Cina pada akhir Februari.
Kantor Perdana Menteri Fumio Kishida berencana untuk mempersempit ruang lingkup pengujian Covid-19 bagi para pengunjung asal Cina. Ada kemungkinan, pemerintah Jepang akan meminta wisatawan asal Cina untuk tetap menunjukkan bukti tes Covid-19 negatif dalam rentang 72 jam setelah keberangkatan.
Sebagai informasi, Jepang memperketat aturan karantina bagi setiap kedatangan yang berasal dari Cina pada akhir Desember lalu. Kebijakan ini dipicu oleh lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di negara Tirai Bambu tersebut.
Saat ini, semua pelancong asal Cina, termasuk mereka yang mengunjungi negara itu dalam waktu tujuh hari, harus melakukan tes PCR atau antigen setibanya di Jepang. Warga yang dinyatakan positi Covid-19 harus menjalani karantina di fasilitas yang pemerintah siapkan selama tujuh hari.
Pertimbangan untuk melonggarkan perbatasan terjadi setelah rerata positif dari para pelancong asal Cina pada akhir Januari berada di bawah 1 persen. Kementerian Kesehatan Jepang pun menjelaskan bahwa kemungkinan mutasi virus terbilang kecil.
Setelah Jepang mendukung langkah-langkah pembatasan Covid-19 bagi warga negara Cina, pemerintah Cina menangguhkan penerbitan visa bagi warga Jepang pada awal Januari lalu sebelum akhirnya dapat melanjutkan proses penerbitan pada akhir bulan Januari. [Mohamad Deny Irawan]



















