Berlin, Gontornews — Pemerintah Jerman, Rabu (26/10/2022), berencana melegalkan ganja untuk tujuan rekreasi. Rencana ini merupakan bagian dari kampanye pemerintah kanselir Olaf Scholz untuk menjadikan Jerman sebagai negara Eropa pertama yang melegalkan ganja.
Saat melakukan presentasi, Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach menjelaskan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan undang-undang yang mengatur pendistribusian dan konsumsi ganja secara terkontrol bagi kalangan dewasa.
Melalui aturan tersebut, secara legal, para warga dapat memperoleh 20 hingga 30 gram ganja rekreasi untuk konsumsi pribadi.
Tahun lalu, pemerintah koalisi sepakat untuk memperkenalkan undang-undang yang memungkinkan pendistribusian ganja secara terkontrol di toko-toko yang berlisensi.
Lauterbach menjelaskan, pemerintah tidak memberikan batas waktu untuk rencana tersebut. Dengan demikian, kebijakan ini bisa saja menjadikan Jerman sebagai negara Uni Eropa kedua yang melegalkan ganja setelah Malta.
Banyak negara Eropa, termasuk Jerman, telah melegalkan ganja untuk tujuan pengobatan terbatas. Sejak 2017, Jerman telah menggunakan ganja sebagai tujuan pengobatan yang sah secara hukum.
Lauterbach, sebagaimana dilansir Reuters, menambahkan bahwa pemerintah akan mengizinkan budidaya ganja secara pribadi. Seluruh investigasi yang sedang berlangsung dan proses pidana yang terkait ganja secara ilegal akan dihentikan.
Pemerintah juga berencana untuk memperkenalkan pajak konsumsi khusus serta mengembangkan pendidikan terkait ganja serta upaya pencegahan.
Jerman menganggap bahwa pelegalan ganja dapat meningkatkan pajak tahunan Jerman serta penghematan biaya sekitar 4,7 miliar euro atau sekitar 4,7 miliar dolar Amerika Serikat dan menciptakan 27.000 lapangan kerja baru. [Mohamad Deny Irawan]


















