Jakarta, Gontornews — Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan Ujian Nasional (UN) dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing siswa. UN, kata dia, justru mendidik siswa Indonesia untuk bekerja keras.
“Kita debat soal UN, kita bicara masa depan bangsa. Kalau anak-anak itu dididik untuk lembek, maka bangsa ini akan lembek,” kata JK di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (8/12).
Karena itu, ia meminta agar kondisi stres para siswa saat menghadapi UN tak perlu dipersoalkan. Sebab, hal itu juga akan berpengaruh pada masa depan mereka untuk memiliki kualitas yang lebih baik.
“Stres satu hari dipersoalkan, 1100 hari baru diuji, 3 tahun sekolah, masak stres dua hari jadi persoalan bangsa. Daripada stres terus gak dapat pekerjaan jadi persoalan bangsa gak punya kemampuan bagaimana,” tambah JK.
Ia pun meminta agar masyarakat tidak membuat generasi muda semakin lemah. “Kita jangan membuat lembek bangsa ini. Biarlah kita jadi bangsa yang punya daya saing kuat,” ucapnya
Sebelumnya, JK menyampaikan pemerintah menolak usulan moratorium Ujian Nasional (UN) yang diinisiasi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Menurut JK, pemerintah meminta usulan moratorium tersebut dikaji ulang. “Ya hasilnya usulan moratorium itu tidak disetujui, tapi disuruh kaji ulang,” kata JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (7/12). [Fathurroji/Rus]




















