Kabul, Gontornews — Sebuah ledakan bom truk besar telah merobek jantung kawasan diplomatik di Kabul, menewaskan sedikitnya 80 orang dan melukai ratusan lainnya. Seorang pejabat di Kabul menyebutkan, ledakan itu sebagai “salah satu yang terbesar” yang telah menghantam ibukota Afghanistan itu.
Sebuah truk tanker yang diyakini membawa baik air atau kotoran manusia meledak pada hari Rabu (31/5) di dekat alun-alun Zanbaq, di distrik 10 di Kabul, dekat dengan pertokoan dan restoran, serta kantor pemerintah dan kedutaan asing.
Sejauh ini belum ada pihak atau kelompok yag mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu.
Seperti dirilis Aljazeera, Zabihullah Mujahid, jurubicara Taliban, mengatakan kelompok itu tidak terlibat dalam serangan tersebut.
Polisi dan petugas kesehatan membenarkan bahwa setidaknya 80 orang tewas dan lebih dari 300 orang terluka dalam serangan tersebut.
Mengutip sumber-sumber dari rumah sakit, Aljazeera menyebutkan bahwa jumlah korban tewas bisa mencapai 100, dan 500 lainnya terluka.
“Ini adalah salah satu serangan terbesar di Afghanistan yang pernah saya lihat,” katanya. “Hari ini sangat padat dan sangat berdarah bagi masyarakat Kabul.” [Rusdiono Mukri]





















