Jakarta, Gontornews – Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta membantu mahasiswanya yang terdampak wabah COVID-19. Karena berbagai alasan, mereka tidak bisa kembali ke daerahnya dan tetap berada di tempat kosan di sekitar kampus. Mereka membutuhkan bantuan sembako dan makanan jadi.
“Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang berada di sekitar kampus telah memperoleh bantuan pangan dari pihak kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, khususnya yang dikelola oleh STF UIN Jakarta. Ke depan kebutuhan makanan matang masih dibutuhkan, dan gugus tugas COVID-19 UIN Jakarta akan terus membantu mahasiswa terdampak,” papar Ketua Gugus Tugas COVID-19 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Hari Hendarto, di Ciputat, Kamis (9/4).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur sehingga kami bisa melanjutkan pendistribusian makanan khususnya kepada mahasiswa perantau,” katanya dikutip kemenag.go.id.
Menurut Hari, yang terkena dampak COVID-19 yaitu mahasiswa yang tidak bisa kembali ke kampung halamannya karena berbagai kendala. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah membuat gugus tugas COVID-19 yang melibatkan unsur-unsur pimpinan fakultas, Rumah Sakit Syarif Hidayatullah, pejabat struktural, dan Social Trust Fund (STF) UIN Syarif Hidayatullah.
STF UIN Jakarta melakukan pendataan mahasiswa yang masih berada di sekitar kampus dan membutuhkan bantuan. Proses pendataan dilakukan dengan menggunakan google form dan menjaring informasi dari mahasiswa berupa identitas diri, kondisi kesehatan mereka, dan bantuan yang mereka butuhkan.
Hari mengatakan, sejak dibuka pertama kali, google form tersebut banyak direspon mahasiswa yang tinggal di sekitar kampus. Jumlah pengisi google form meningkat dari 615 di tanggal 29 Maret, hingga 1.066 di tanggal 5 April.
Selain data google form, fakultas juga melakukan pendataan mahasiswa yang masih tinggal di kosan sekitar kampus dan membutuhkan bantuan, sehingga total jumlah mahasiswa yang didata oleh gugus tugas COVID-19 UIN dan dijadikan basis oleh STF UIN Jakarta 1.393.
Sebagian besar mahasiswa membutuhkan bantuan sembako dan makanan jadi. Karena itu, gugus tugas COVID-19 UIN Jakarta dan STF UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan penggalangan dana untuk membantu mahasiswa memenuhi kebutuhannya.
“Mulai tanggal 30 Maret 2020, gugus tugas COVID-19 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyalurkan bantuan makanan matang kepada mahasiswa, bekerjasama dengan warung nasi yang berlokasi dekat kampus 1 dan kampus 2,” jelas Hari.
“Sebagai wujud kepedulian, Dharma Wanita UIN Syarif Hidayatullah Jakarta juga ikut menyediakan makanan jadi bagi mahasiswa UIN Syarif Hidayatulllah Jakarta,” lanjutnya.
Hari menyebutkan, jumlah mahasiswa yang mendapat makanan pada tanggal 30 Maret – 3 April sebanyak 256 dengan paket makanan matang (nasi, lauk, sayur, buah dan vitamin) sebanyak 1.553 paket. Tanggal 6 – 10 April jumlah mahasiswa target penerima bantuan makanan matang 476, dan paket yang didistribusikan 2.000 paket. “Selain bantuan makanan matang yang didistribusikan oleh STF UIN Jakarta, hampir semua fakultas mendistribusikan bantuan sembako kepada mahasiswa.” []




















