Wuhan, Gontornews — Pemerintah Cina melaporkan 39 kasus COVID-19 baru sepanjang Ahad (6/4), naik 30 kasus dibanding sehari sebelumnya. Kasus COVID-19 tanpa gejala mendominasi peningkatan kasus kali ini. Pemerintah pun menegaskan akan tetap berjuang memberantas wabah dalam kondisi penahanan drastis.
Komite Kesehatan Nasional Cina (National Heath Comission/NHC) mengatakan 78 kasus tanpa gejala teridentifikasi pada Ahad (5/4). Atau melonjak lebih dari 30 kasus dari hari sebelumnya yang mencatatkan 47 kasus.
Selain kasus itu, Pemerintah Cina juga mengonfirmasi kasus korona yang dialami oleh kalangan ekspatriat. Pemerintah pun memfokuskan perhatiannya dalam dua model kasus COVID-19 tersebut.
“Risiko kasus impor dari negara-negara tetangga kita terus meningkat,” kata Jurubicara NHC, Mi Feng, sebagaimana dilansir Reuters.
Sejauh ini, Provinsi Hubei menyumbang hampir setengah dari total kasus COVID-19 tanpa gejala. Sebanyak 705 orang telah terkonfirmasi positif COVID-19 tanpa gejala dan telah ditangani oleh tim medis setempat.
Secara total, Cina telah melaporkan 81.708 kasus penularan dengan 3.331 kematian terkonfirmasi akbiat COVID-19.
Demi mencegah penularan COVID-19 dari luar negeri, Pemerintah menutup perbatasan di Heliongjiang yang berbatasan dengan Rusia. Cina mencatat sumber infeksi dari kasus COVID-19 yang baru berasal dari 1,6 juta warga Cina yang belajar ke luar negeri. Mereka adalah wara Cina yang tidak bisa kembali ke negaranya karena pembatasan penerbangan internasional. [Mohamad Deny Irawan]






















