Jakarta, Gontornews – Anda santri? Anda ingin belajar agribisnis di Thailand? Kini kesempatan itu terbuka lebar. Ini menyusul adanya kerjasama antara Kementerian Agama RI dengan Pattani College Thailand.
Informasi ini disampaikan Kepala Sub-Direktorat (Kasubdit) Pendidikan Pesantren Ainur Rofiq usai menghadiri wisuda 12 santri Indonesia yang dikirim Kementerian Agama sejak 2014 untuk mengikuti pendidikan D3 Agribisnis di Pattani Fisheries and Agricultural Technology College, Pattani. Prosesi wisuda digelar Jumat (31/3) di Distrik Nongchik, Pattani, Thailand.
Seperti dirilis kemenag.go.id, selepas wisuda, mereka akan melanjutkan pendidikan jenjang S1 di Rajamangala University of Tecnology Srivijaya, Thung Yai District, Nakhon Si Thammarat 80240, Thailand.
Menurut Rofiq, Direktur Pattani College Preecha Watasart dalam sambutannya menawarkan kerjasama exchange programe untuk diploma pertanian bagi santri pondok pesantren.
Lembaga itu siap menerima 20 pelajar Indonesia setiap tahun yang sudah terseleksi untuk belajar selama satu tahun di kampusnya.
“Di sini mereka bisa belajar agrikultur, fish processing, atau fishery. Selanjutnya mereka bisa menyelesaikan studi lanjutannya di Tanah Air,” kata Rofiq, Senin (3/4).
Selama belajar di Thailand, para santri memperoleh prestasi membanggakan. Mereka berhasil meraih medali emas dan perak dalam perlombaan yang diadakan organisasi pelajar Thailand, Future Farmer of Thailand (FFT) di Provinsi Tak, Thailand Utara.
“Santri Indonesia tidak hanya pandai mengaji, tapi juga bisa menguasai ilmu agribinis,” papar Rofiq.
“Buktinya, mereka langsung diterima di Universitas untuk melanjutkan ke jenjang S1,” tambahnya.





















