Jakarta, Gontornews–Sejumlah lembaga survei yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik atau Persepi menggelar ekspos data hasil quick count pada hari Sabtu kemarin.
Seperti diberitakan Fokus Indosiar dan liputan 6.com, Minggu (21/4/2019), lembaga yang hadir di antaranya Charta Politika, Saiful Mujani Research and Conlsulting atau SMRC, Indikator, Cyrus Network, Indo Barometer, Konsepindo, Populi Center, dan Poltracking.
Ketua Umum Persepi Philips J. Vermonte menyampaikan secara tegas seluruh lembaga survei tidak pernah menyatakan quick count dan exit poll adalah hasil resmi. “Kami tentu saja menghargai bahwa keputusan akhir ada di KPU,” ujar Ketua Persepi itu.
Selain itu Persepi meminta masyarakat dan elit politik agar paham perbedaan survey, exit poll, dan quick count. Survey dan exit poll biasanya dilakukan sebelum perhitungan pemilu dan bentuknya menjadi opini. Sementara, quick count menggunakan sampel data hasil perhitungan dari TPS dan menggunakan metodologi ilmiah.
Yunarto Wijaya Direktur Eksekutif Charta Politica menyampaikan isu penggiringan opini bahwa KPU (Komisi Pemilihan Umum) pada akhirnya akan menyamakan perhitungannya dengan quick count adalah tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami sangat berharap semua pihak yang sudah berani menyebutkan angka di hadapan publik, siapapun itu kami imbau untuk melakukan keterbukaan informasi sehingga publik tidak bingung dengan klaim masing-masing pihak,” jelas Direktur Eksekutif Charta Politica Yunarto Wijaya. [Muhammad Khaerul Muttaqien]


















