New Delhi, Gontornews — Sekretaris pribadi pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama, Tseten Samdup Chhoekyapa mengatakan bahwa kesehatan Dalai Lama mulai berangsur-angsur membaik. Sebelumnya, Dalai Lama dikabarkan mengalami merasakan sakit di bagian dada serta dilarikan di salah satu rumah sakit di New Delhi, India, Selasa (9/4).
“Yang mulia (Dalai Lama) jauh lebih baik sekarang,” kata Tseten Samdup Chhoekyapa sebagaimana dilansir Reuters.
“Kondisinya belum pulih sepenuhnya. Namun, tentu saja, perawatan dan pengobatan akan berlanjut untuk beberapa hari lagi,” tambah Chhoekyapa.
Dalai Lama merupakan seorang tokoh tokoh yang melarikan diri setelah gagal melakukan pemberontakan melawan pemerintah Cina pada tahun 1959 silam. Sejak saat itu, ia tinggal di kota bukti Dharamshala di India Utara.
Lebih dari 100.000 warga Tibet yang tinggal di India khawatir dengan kondisi Dalai Lama yang disebut-sebut berperan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan Tibet. Mereka khawatir, jika Dalai Lama meninggal dunia, perjuangan untuk memerdekan Tibet akan usai.
Dalai Lama sendiri mengklaim jika pun dirinya meninggal, maka penggantinya adalah warga Tibet yang tinggal di India. Sedangkan, nama pengganti yang telah dipersiapkan oleh Pemerintah Cina tidak akan diakui oleh warga Tibet.
Sejak Cina mengambil alih wilayah Tibet pada tahun 1950, Dalai Lama dianggap sebagai bagian dari kelompok separatis yang berbahaya. Pemerintah Cina bahkan mengklaim memiliki hak prerogatif untuk menentukan siapa penerus Dalai Lama selayaknya warisan yang diwarisi oleh Kaisar Tiongkok.
Akan tetapi, banyak warga Tibet tidak mempercayai Pemerintah Cina dan mencurigai adanya kepentingan Cina untuk memberikan pengaruh kepada masyarakat Tibet. Masyarakat Tibet sendiri mempercayai bahwa sosok Dalai Lama akan bereinkarnasi kedalam tubuh seorang anak pada saat kematiannya. [Mohamad Deny Irawan]






















