Manila, Gontornews — Korea Utara siap untuk memberi pelajaran kepada Amerika Serikat jika Washington mengambil tindakan militer melawan Pyongyang. Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong-ho mengatakan, “dalam kondisi apapun” tidak akan mambawa senjata nuklir dan program balistiknya ke meja perundingan.
“Kami tidak akan menempatkan roket nuklir dan balistik di meja perundingan,” kata Ri Yong-ho dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Senin (7/8) di ibukota Filipina, Manila, di mana dia menghadiri sebuah pertemuan regional ASEAN.
Ri mengatakan, situasi di Semenanjung Korea semakin tegang karena tindakan sewenang-wenang AS.
“Kami tidak memiliki niat untuk menggunakan senjata nuklir melawan atau mengancam dengan senjata nuklir kepada negara lain kecuali AS dan negara lain mengambil tindakan militer terhadap Korea Utara,” katanya sebagaimana dikutip Aljazeera.
Peringatan tersebut dilontarkan hanya dua hari setelah Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat menyetujui sanksi baru untuk menghukum Korea Utara, termasuk larangan ekspor batubara dan produk lainnya senilai lebih dari US$ 1 miliar, sebagai sanksi atas peluncuran ujicoba rudal Interim Balistik (ICBM) bulan lalu. [Rusdiono Mukri]





















