London, Gontornews – Kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) ke Inggris disambut aksi unjukrasa. Pengunjukrasa marah dan menyerukan penangkapannya atas perannya dalam perang yang menghancurkan di Yaman.
MBS yang dituduh sebagai “arsitek utama” perang Yaman, tiba untuk kunjungan tiga hari pada hari Rabu (7/3). Partai Konservatif yang berkuasa dan keluarga kerajaan Inggris menggelar karpet merah untuk pewaris takhta berusia muda itu.
Sebagaimana dirilis Aljazeera, para pendemo juga menuntut diakhirinya kekerasan di Yaman dan Inggris diminta untuk segera menghentikan penjualan senjatanya ke Riyadh.
Menjelang kedatangan MBS, puluhan ribu warga Inggris telah menandatangani petisi online yang meminta Theresa May, perdana menteri Inggris, untuk membatalkan kunjungan MBS karena tindakannya terhadap Yaman.
Menurut Save the Children dan UNICEF, setidaknya 110.000 anak telah meninggal karena perang dalam dua tahun terakhir, yang sebenarnya bisa dihindari. [Rusdiono Mukri]






















