Jakarta, Gontornews – Hujan lebat yang mengguyur Jakarta menyebabkan banjir di berbagai wilayah khususnya di Jakarta Selatan. Kemang, Jakarta Selatan termasuk wilayah terparah yang dilanda banjir sabtu, (27/8).
Akibat bencana banjir di Jakarta itu, sejarawan Betawi, JJ Rizal anggap pemerintah provinsi Jakarta yang lebih memikirkan reklamasi ketimbang memikirkan nasib rakyat yang terkena banjir.
“Dua yang kudu disegerakan reklamasi dan orang miskin pinggir kali digusur,” sindir JJ Rizal dalam akun twitternya @JJRizal.
Selain di wilayah Kemang, daerah Gandaria Selatan juga mengalami musibah banjir yang menurut warga setempat belum pernah banjir serupa di wilayah tersebut.
“Info dari warga komplek Depag taman sejahtera, sejak puluhan tahun belum pernah genangan air setinggi ini. genangan air tersebut terjadi kemarin sore-malam (27/8),” ungkap Akrim, warga komplek Depag Taman Sejahtera, Gandaria Selatan kepada Gontornews.
Pun demikian di Jakarta timur, warga juga mengeluhkan peran pemerintah provinsi DKI yang lambat dalam penanganan banjir. Menurut salah seorang warga Kalisari, banjir dilingkungannya sudah terjadi 3 kali selama 6 bulan terakhir.
“Rumah Saya juga kebanjiran satinggi 20 cm. tahun ini sudah tiga kali kena (banjir),” ungkap Dedy, warga Kalisari.
Selain di wilayah Kalisari, wilayah Kramat jati juga menjadi, khususnya daerah sepanjang kramat jati hingga Halim perdanakusuma yang dilewati sungai, rawan banjir. [Mohamad Deny Irawan/DJ]


















