Mexico City, Gontornews — Presiden Meksiko, Andres Manual Lopez Obrador, Selasa (31/5/2022), menandatangani dekrit yang melarang penjualan rokok elektronik. Dekrit ini sekaligus merevisi undang-undang umum di Meksiko tentang pengendalian tembakau, yang melarang pendistribusian dan pemasaran produk tembakau baru.
Asisten Sekretaris Kesehatan Meksiko, Hugo Lopez Gatell, menjelaskan bahwa, selama ini, pendistribusian rokok elektronik dan produk tembakau elektronik lainnya telah dikomersialkan dengan alasan palsu seperti produk vape tidak berbahaya dan alternatif yang aman untuk produk tembakau tradisional.
Ia menambahkan perusahaan tembakau sering menargetkan pembeli dari kalangan anak-anak dan remaja. Tercatat, tren pengguna vape di Meksiko meningkat drastis dengan 45 persen anak-anak muda di Meksiko telah mencobanya setidaknya satu kali, termasuk anak berusia tujuh tahun.
“Terlepas dari surat yang akan kita tandatangani agar komersialisasi tidak diperbolehkan, itu (seolah) hanya meletakkan masalah di atas meja (saja). Karena saya yakin kebanyakan ibu dan ayah tidak tahu kerusakan yang ditimbulkannya. Jadi ini juga masalah informasi,” kata Lopez Obrador sebagaimana dilansir Anadolu.
Melalui aturan ini pula, Presiden Obrador melarang iklan, promos dan sponsor produk tembakau di media dan jaringan sosial media.
Dalam peringatan hari tanpa tembakau sedunia yang diperingati setiap 31 Mei, Presiden Obrador mendapatkan penghargaan khusus dari WHO untuk pengendalian tembakau. Penghargaan tersebut diberikan oleh Miguel Malo Serrano selaku perwakilan WHO dan Pan American Health Organization (PAHO) di Meksiko. [Mohamad Deny Irawan]





















