10
Tonton Selengkapnya
26 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Saturday, 11 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Menakar Urgensitas Debat Capres

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
19 February 2019
in Kolom
0
Menakar Urgensitas Debat Capres

BACA JUGA

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

Gontor dan Panggilan Peradaban Abad Kedua

Menuju Abad Kedua Gontor: Tantangan Membangun Jaringan 1.500 Pesantren Menuju Lahirnya Ribuan Ma’had Ashriyah Muttahidah

Oleh : Ahmad Sastra, Cendekiawan Muslim

Debat capres putaran kedua segera digelar dan dipertontonkan kepada rakyat. Para pendukung masing-masing capres mulai panas dingin dan ketegangan makin meninggi. Sejauhmana urgensitas debat capres?

Memperdebatkan debat capres pemilu sangat relatif, sebab perdebatan capres seringkali hanya terjebak kepada seremonial, bukan tentang sesuatu yang haq dan batil. Apalagi jika kisi-kisi soal debatnya saja sudah dibocorkan dan justru meributkan pula siapa yang harus menyampaikan visi misi saat debat. Kondisi ini sebenarnya memprihatinkan yang menjadikan negeri ini miskin narasi. 
Secara filosofis, debat adalah bertukar dan beradu gagasan sebagai solusi atas permasalahan yang didiskusikan. Gagasan adalah semacam postulat yang mengakar pada sebuah bangunan epistemologi. Karena itu gagasan harus sarat dengan pemahaman masalah dan argumentasi rasional yang mampu mencerdaskan dan mencerahkan. Adalah sebuah kegagalan, jika perdebatan justru mendungukan dan minus solusi. Dalam Islam istilah debat atau diskusi disebut Al Jadal yakni at tahawur (berdsikusi atau berdialog). Al Jadal adalah penyampaian hujjah atau yang diduga sebagai hujjah oleh dua orang yang berbeda pendapat.Tujuan berdebat adalah membela pendapat atau mazhabnya, membatalkan hujjah lawan, dan mengubahnya pada pendapat yang tepat dan benar menurut pandangannya.  
Berdebat dalam rangka berdakwah adalah perkara yang diperintahkan syara’ untuk menetapkan kebenaran dan membatalkan kebatilan. Al Qur’an adalah mu’jizat Rasulullah berupa hujjah Allah tentang kebenaran dan kebatilan  (postulat). Postulat kebatilan dahulu sering dilontarkan oleh orang-orang kafir, musyrik dan munafik yang langsung mendapat bantahan dari Allah sebagai cara mengalahkan hujjah mereka. 
Serulah (manusia) kepada ajalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik  dan bantahlah (wajadilhum) mereka dengan cara yang baik (QS an Nahl [16] : 125). Katakanlah, “ tunjukkanlah bukti kebenaranmu (burhanakum) jika kamu adalah orang yang benar “. (QS al Baqarah [2] : 111). 
Rasulullah pernah mendebat kaum musryik Mekkah, Nasrani Najran, dan Yahudi Madinah. Pengemban dakwah akan selalu menyeru kepada kebaikan (Islam), amar ma’ruf nahi munkar dan memerangi pemikiran yang sesat (isme). Karena berdebat telah ditentukan sebagai uslub (cara) dalam semua aktivitas yang wajib itu, maka berdebat menjadi kewajiban pula. Kaidah : suatu kewajiban yang tidak sempurna (pelaksanaannya) tanpa sesuatu, maka sesuatu itu (hukumnya) wajib.  
 Meski demikian, diantara perdebatan ada satu jenis perdebatan yang dilarang/dicela secara syar’i, sehingga termasuk bentuk kekufuran, seperti mendebat Allah dan ayat-ayatNya. Dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dialah Tuhan yang maha keras siksaan Nya (QS ar Ra’du [13] : 13). Tidak ada yang memperdabkan ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang kafir (QS Ghafir [40] : 4).  Gagasan atau hujjah dalam perdebatan mesti fundamental dan ideologis, bukan sekedar seremonial dan kepura-puraan. Terlebih jika perdebatan itu menyangkut politik dan ketatanegaraan. Sebab semua negara dibangun diatas landasan ideologi paradigmatik, bukan sekedar retorika tanpa makna. Tradisi intelektual ini biasanya akan hilang seiring meningkatnya pragmatisme. Perdebatan harus berujung kepada determinasi yakni kebenaran dan solusi, bukan kompromi dan keraguan.  Perdebatan yang dilakukan oleh Rasulullah melalui dakwah intelektual adalah menawarkan ideologi Islam kepada masyarakat Arab yang jahiliah. Sayangnya masyarakat jahiliyah saat itu mayoritas dalam belenggu mitos dan kesyirikan yang irasional. Akibatnya banyak yang menentang gagasan Islam Rasulullah dengan cara-cara yang tidak beradab. Meski banyak juga kaumm intelektual yang menerima gagasan Rasulullah dan masuk Islam. 
Perdebatan ideologi dan paradigmatik juga pernah dilakukan oleh Mohammad Natsir melawan Soekarna tentang dasar negara ini. Natsir kontra demokrasi liberal, sementara Soekarno memuja sekulerisme ala Kemal At Taturk. Buku Kapita Selekta M Natsir membuktikan perdebatan bergengsi itu. Keduanya adalah bersahabat, meski berbeda secara fundamental dari sisi pemikirannya. 
Sayangnya partai Masyumi dibubarkan rezim orde lama. Pembubaran partai masyumi dalam perspektif diskursus pemikiran merupakan kekalahan intelektual rezim berkuasa saat itu. Semestinya gagasan dilawan dengan gagasan, bukan dengan persekusi. Begitupun pembubaran ormas yang menawarkan Islam ideologi merupakan kekalahan intelektual rezim ini. 
Dalam membangun argumen dakwah, Nabi Ibrahim mengedepankan intelektualitas rasional saat menolak penyembahan terhadap patung. Sementara kaumnya saat itu justru tengah terjebak dalam pemikiran dungu akibat mitos dari nenek moyang mereka. Secara rasional, mereka percaya akan argumentasi Musa, namun gengsi dan harga diri (yang sebenarnya tak berharga) telah menutup intelektualitas mereka. Pada akhirnya Ibrahim harus dipersekusi dengan cara dibakar hidup-hidup. Itulah karakter kaum jahiliah. 
Begitupun argumentasi Musa melawan fir’aun. Sejak awal Musa telah menggunakan kekuatan logika dalam berdakwah, tapi sayangnya fir’aun menggunakan logika kekuatan (kekuasaan). Fir’aun sendiri hanya berfikir bahwa argumentasi Musa meski benar, namun akan mengancam kekuasaan yang telah dinikmatinya. Apalagi setelah beberapa tukang sihir fir’aun sadar dan menjadi pengikut Musa, maka fir’aun tambah panik. Sebelumnya bahkan fir’aun membunuh semua bayi laki-laki karena dianggap ancaman atas kekuasaan dia. Akhirnya Musa dipersekusi  oleh fir’aun dengan kekuatan kekuasaan. Fir’aun kalah secara intelektual berdebat dengan Musa. Mestinya Fir’aun mengakui kekalahannya dan masuk Islam sebagai pengikut Musa. Tapi begitulah karakter rezim jahiliah, menyalahgunakan kekuasaan (abuse of power) untuk memberangus kekuatan kebenaran. 
Bagaimana dengan di Indonesia hari ini ?. Apakah kekuasaan demokrasi menghargai kebenaran ideologi Islam. Secara genealogi, demokrasi adalah produk filsafat sekuleristik yang pasti akan menolak Islam politik. Karena itu demokrasi akan terus melawan Islam. Kekuatan gagasan Islam politik ternyata telah meruntuhkan logika demokrasi. 
Tapi sayangnya, demokrasi bukannya menyerah dan mengakui kebenaran Islam, tapi justru mempersekusinya. Demokrasi tak ubahnya seperti sistem jahiliah, dimana kekalahan argumentasi tapi diwujudkan dengan persekusi. Inilah paradok demokrasi yang berteriak dengan jargon kebebasan berfikir. Persekusi dakwah ideologi Islam oleh demokrasi adalah bukti kekalahan intelektual. 
Begitupun dengan ideologi komunisme yang ateis. Ideologi ini bahkan lebih kejam lagi. Ketika kalah argumentasi, tak segan-segan ideologi ini justru menghabisi para pengemban dakwah Islam.  Komunisme sebagai gagasan busuk yang meniadakan eksistensi tuhan adalah gagasan absurd yang sangat lemah. Namun karena diadobsi oleh sebuah negara, maka negara komunis biasanya memberangus para pejuang Islam yang ideologis. 
Baik ideologi kapitalisme demokrasi maupun komunisme ateis adalah dua ideologi usang yang lemah secara epistemologi. Gagasan Islam ideologi telah mampu menyadarkan banyak bangsa sepanjang sejarah. Saat inipun kebangkitan Islam makin terasa di seantero dunia. Ideologi kapitalisme dan komunisme kini sedang sekarat dan sebentar lagi akan ambruk. 
Nah, tradisi perdebatan ideologis paradigmatik ini harus terus dihidupkan, agar rakyat makin cerdas dan tercerahkan dalam mencari solusi terbaik atas krisis multidimensi negeri ini. Perdebatan harus radikal dan paradigmatis, jika tidak hanya akan menjadi semacam panggung sandiwara semata. Jika demikian, maka perdebatan politik tidak ada gunanya, hanya akan menambah masalah sosial dan negeri ini tidak akan beranjak dari keterpurukan peradaban. 
Maka bagi para calon pemimpin negeri ini, berdebatlah secara ideologis paradigmatis. Tunjukkan jati dirimu, apakah berideologi kapitalis sekuler, apakah berideologi komunis ateis dan atau berideologi Islam. Berdiskusilah secara rasional dan argumentatif, jika kalah akuilah, jangan marah dan mempersekusi lawan debat, seperti fir’aun terhadap Musa dan abu jahal terhadap Rasulullah.  
Meskipun semestinya ideologi busuk kapitalisme dan komunisme yang jelas batil dan sekarat tak lagi perlu diperdebatkan, tinggal rame-rame kita rubuhkan saja.  Sepakat !!!!. 

Tags: Debat capres
Share21Tweet13Send
Previous Post

Pangeran Arab Saudi Tertarik Akuisisi Manchester United?

Next Post

Penilaian Kesehatan Barometer Investasi di BTM

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

2 July 2026
Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

4 July 2026
Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor  ‎

Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor ‎

8 July 2026
Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

1 July 2026
Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

7 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

0
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

0
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

0
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

9 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

9 July 2026
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

9 July 2026
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

9 July 2026
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

8 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur
  • Pre-Order Majalah Gontor Edisi Bulan Juli 2026.1 ABAD GONTOR DALAM SATU GENGGAMAN!
Edisi Paling Bersejarah yang Tak Akan Dicetak Ulang.Menyambut 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, miliki Majalah Gontor Edisi Spesial bulan Juli - September 2026.KUOTA CETAK SANGAT TERBATAS!
Sistem otomatis ditutup jika stok ludes. Jangan sampai Anda menyesal karena melewatkan edisi bersejarah ini!
Siapa cepat, dia dapat.AMANKAN STOK ANDA SEKARANG!
Kunjungi: https://bit.ly/keranjang-buku
Pengiriman Majalah di tanggal 10 juli 2026.
  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result