Bandung merupakan destinasi wisata dan kuliner yang wajib dikunjungi. Banyak spot wisata yang terus bermunculan, juga beragam kuliner yang memanjakan lidah para penikmat makanan. Tersebar dari mulai Cikole, Lembang, Ciwidey sampai Pengalengan. Setiap akhir pekan, bisa dipastikan jalan tol Cipularang yang merupakan salah satu akses masuk Kota Bandung, selalu macet dipadati kendaraan dari Jakarta dan kota lainnya. Jika Anda dari luar kota, disarankan naik kereta api atau travel. Nyaman dan tanpa ribet. Setiap jam selalu tersedia keberangkatan dari berbagai kota.
Transportasi/travel
Sampai di Bandung, jangan khawatir. Ada Bung Jimmy, alumni 95 yang siap mengantar keliling Bandung, letsgoairportshuttle atau kontak langsung di 0821 2605 0476. Pelayanannya dijamin memuaskan. Ramah dan fast respons. Sangat memahami jalanan di Kota Bandung, berikut dengan spot-spot wisata dan kulinernya. Saya beberapa kali memakai jasanya, bahkan untuk mengantar ke Bandara Soekarno Hatta pun siap.
Jika Anda membawa rombongan besar, jangan khawatir. Ada Ust Ahmad Irfan, owner Kaisar Tour Bandung. Spesialis melayani grup untuk wisata luar kota. Bisa intip layanannya di @kaisartour. Ahmad Irfan yang juga mengasuh pesantren yatim Villa Santri Fatih Al-Ayubi di kawasan Cimenyan, Bandung yang masih asri nan sejuk. Bagi yang suka suasana pegunungan, bisa healing sekaligus silaturahim bersama para santri di @fatihalayyubi.id.
Ada pilihan lainnya untuk booking bus rombongan tour ke luar kota. @buspariwisata_bandung. Selain bus, bisa melayani paket tour lengkap dengan destinasi wisata dan konsumsi serta akomodasi selama tour.
Dadi Jaya, alumni 1999, yang juga menggeluti bisnis produksi kaos kaki custom @eljaystore9Â kaos kaki bola pakai logo sendiri, bahan nylon. Untuk keperluan team futsal atau sepakbola, kaos kaki ini bisa custom dengan design dan harga yang sangat bersahabat.
Kuliner
Saatnya kita explore kuliner Bandung. Ada banyak jenis kuliner khas Bandung, seperti siomay, batagor, cilok, cakue, mie yamin, es campur, dll.
Kita mulai dari kuliner paling diburu wisatawan lokal kalau ke Bandung yakni Mie Yamin. Di antara berbagai Kedai Mie Yamin legendaris yang ada di Kota Bandung, ternyata ada @mieakup1987. Mie Akup yang berdiri sejak 1987.
Saat ini manajemen Mie Akup dipegang oleh Muri Wibowo, alumni Gontor tahun 2012. Tersebar di berbagai lokasi di Kota Bandung seperti Margahayu Metro, Antapani, Cicaheum, Panyileukan, Indrayasa, dan yang terbaru di Gegerkalong kawasan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Di tangan generasi kedua ini, Mie Akup terus membenahi manajemen pengelolaan dan pengembangan bisnisnya. Untuk rasa, jangan tanya. Dijamin ketagihan. Tagline-nya: Stop Mie Instan, Saatnya Mie Beneran. Mie ini diproduksi sendiri. Sehingga dijamin kehalalannya. Topingnya bisa pilih, ada babat, bakso, ceker, dll.
Sate Sultan
Jika Anda penggemar sate kambing, jangan lewatkan mampir ke Sate Sultan @sate_sultankbp. Terletak di kawasan perumahan elit Kota Baru Parahyangan. Satenya terkenal empuk, tanpa gajih, asli kambing muda. Owner-nya Ust Hajrul Aswadi alumni tahun 1999 akhir, atau Spinker yang juga wakil ketua IKPM Bandung Raya.
Menu favorit lainnya yaitu gulai kepala kambing utuh. Rasanya maknyus, dijamin ketagihan dan bakal balik lagi.
Untuk rombongan besar, jangan khawatir. Ada Restoran Pohon Mangga yang terletak di Rancamanyar dan Leuwipanjang. Pemiliknya Couple Preuneur yakni Ustz Yani Karyani, alumni Pondok Gontor Putri Mantingan 2001, dan Ust Erwin Baharudi, alumni Gontor tahun 2001.
Pohon Mangga Resto
@pohonmanggaresto menunya lengkap. Mulai dari Chinnese Food, Sundanese Food, Seafood bahkan European Food. Cocok buat rombongan besar. Bisa juga pesan nasi box dengan paket tertentu. Core bisnis Teh Yani dan Kang Erwin ini Bumbu Masak Pohon Mangga. Produk Pohon Mangga sudah menyebar ke berbagai pasar tradisional serta gerai modern di Pulau Jawa dan luar Jawa. Terbuka untuk menjadi reseller produknya, @bumbu.pohonmangga. Produknya meliputi berbagai jenis bumbu masak tanpa MSG dan bahan pengawet.
Industri Kreatif & Fashion
Bandung terkenal dengan industri kreatif dan fashion-nya. Untuk hal ini, banyak alumnus Gontor yang bergerak di bidang industri kreatif. Salah satunya @zaemerci. Founder-nya Muhammad Abdau Zaki, alumni 2011.
Mengusung konsep Indonesia 1st Discharge Denim, produk Zaemerci berhasil menarik banyak kalangan untuk memakai produknya. Bahkan Mas Menteri @sandiuno sudah memakai produk kemeja dan sandal kolaborasi dengan @laf_project yang juga punya alumni 2009, Yusuf Sahroni.
Di samping kemeja casual, produk best seller-nya yaitu Kimono Denim dengan sentuhan pattern teknologi Discharge. Mas Sandiaga Uno dalam suatu kesempatan acara HIPMI Bandung meminta ajudannya untuk membeli Kimono Zaermerci sebagai hadiah kado Untuk Gubernur Nara Prefecture, Japan, HE Mr Shogo Arai. Outletnya ada di Jl Sanggar Kencana V No 3, Jatisari, Kec Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat. Cocok juga buat memberikan gift (kado) eksklusif, karena Zaemerci punya kemasan yang keren dan eksklusif tapi harga terjangkau.
Bandung juga terkenal sebagai pengrajin sepatu. Siapa yang tidak kenal dengan Cibaduyut, sentral sepatu Bandung.
Salah satu alumni Gontor tahun 2003, Amir Fauzi, merupakan perajin sepatu dengan merk Wetan Empire. Bisa intip produk-produk terbarunya di @wetanempire. Penjualannya melalui berbagai Market Place seperti Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dll.
Mengusung konsep sepatu kulit karya anak bangsa dengan cita rasa Nusantara Indonesia. Sepatunya keren pisan, bisa bikin penampilan jadi lebih mantap dengan sepatu handmade-nya.
Bisnisnya jatuh bangun sampai kemudian menemukan industri sepatu sebagai bidang yang digelutinya. Kang Amir juga menggeluti penjualan perlengkapan santri dan Muslim melalui perusahaan Washila. Berbagai produknya bisa dilihat di Tokopedia.
Sebenarnya masih banyak destinasi wisata yang ingin saya explore di Bandung, termasuk menjelajahi keindahan Bandung Selatan. Mulai dari Pengalengan, Ciwidey dengan kawah putihnya, dll.
Indahnya menikmati sunrise di ketinggian puncak Ciwidey, memandang hamparan kawah putih, sambil tadabbur alam menyaksikan kebesaran Sang Pencipta. Sambil menyeruput kopi khas Ciwidey yang juga punya anggota Forbis. Kita lanjut next trip ya. [forbis.id]























