Ankara, Gontornews — Menteri Kehakiman Turki Bekir Bozdag dan Duta Besar AS di Turki John Bass membahas ekstradisi Fethullah Gulen, ulama Turki yang dituduh Ankara mendalangi upaya kudeta militer yang gagal. Pertemuan berlangsung Jumat (9/9).
Pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam itu terjadi atas permintaan Bass.
Turki telah berulang kali menuntut ekstradisi Gulen menyusul upaya kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016. Namun para pejabat AS bersikeras, mereka hanya dapat mengekstradisi Gulen jika Turki menunjukkan bukti bahwa ia terlibat langsung dalam upaya kudeta itu.
Sebuah delegasi teknis dari Departemen Kehakiman dan Departemen Luar Negeri AS tiba di Ankara pada 22 Agustus untuk menunjukkan kesediaan Washington bekerja sama dengan Pemerintah Turki dalam masalah ini. Pertemuan itu terjadi satu hari sebelum kunjungan satu hari Wakil Presiden AS Joe Biden ke Turki.
Sementara itu Ankara telah mengirimkan berkas-berkas keterlibatan Gulen dalam upaya kudeta ke Departemen Kehakiman AS.
Selain itu, sebuah delegasi dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa di Turki telah mengunjungi Washington pada 6 September untuk membahas ekstradisi Gulen ini.
Dalam pembicaraan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di sela-sela KTT G20, Presiden AS Barack Obama dilaporkan bersumpah, Washington akan memastikan bahwa siapa pun yang terbukti terlibat dalam upaya kudeta akan dibawa ke pengadilan. [Rusdiono Mukri]


















