Kyiv, Gontornews — Seorang pejabat senior Doctors Without Borders (MSF) memperingatkan pada hari Sabtu (5/3) bahwa situasi di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina tenggara, merupakan “bencana” dan sangat penting mengevakuasi warga sipil dari kota itu.
Laman dw.com merilis, Mariupol berada di wilayah Donetsk, Ukraina, dan selama bertahun-tahun terletak tepat di sebelah barat garis kontak antara pasukan Ukraina dan separatis pro-Rusia.
Kota itu telah dikepung oleh pasukan Rusia. Gencatan senjata pada hari Sabtu yang bisa membentuk koridor kemanusiaan gagal terwujud.
“Sangat penting membuat koridor kemanusiaan yang dapat dibuat hari ini, tetapi belum benar-benar diberlakukan setelah Rusia tidak menghormati gencatan senjata. Koridor ini diperlukan segera untuk memungkinkan penduduk sipil, perempuan dan anak-anak, bisa keluar dari kota ini,” kata koordinator MSF Ukraina, Laurent Ligozat, kepada kantor berita AFP.[]























