Jakarta, Gontornews—Bertempat di Pendopo Gubernur NTB Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir yang didampingi Bendahara Pimpinan Pusat Muhammadiyah Marpuji Ali menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Wathan (PBNW) yang sekaligus Gubernur Nusat Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi pada Ahad (30/4) lalu.
Dalam kesempatan itu seperti dikutip muhammadiyah.or.id Haedar menyampaikan pentingnya menjaga persatuan umat dan berkonstribusi nyata untuk bangsa. Lanjut Haedar mengatakan Muhammadiyah seperti halnya NU dan NW sudah menetapkan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Dar al-Ahdi Wa al-Syahadah yakni tempat untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa.
Sementara itu Tuan Guru Bajang (TGB) menyampaikan berbagai pandangan dan masukannya terhadap penanganan sejumlah permasalahan bangsa dan keumatan yang terjadi belakangan ini. “Marilah kita saling mengingatkan untuk kembali pada komitmen kebangsaan,” tuturnya.
Dalam pertemuan itu dua pimpinan Muhammadiyah dan Nahdlatul Wathan sepakat untuk menyuarakan ajaran Islam yang moderat dan menampilkan wajah rahmatan lil alamin. Wajah Islam itu sebagaimana diajarkan serta dikembangkan oleh organisasi-organisasi seperti Muhammadiyah, NU, NW, Persis selama ini, bahkan sejak Indonesia belum merdeka. “Yakni, pandangan Islam yang moderat yang mengedepankan aspek persuasif serta mengajak kepada kebaikan bersama,” kata TGB. [Muhammad Khaerul Muttaqien]





















