Bima, Gontornews – Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Lazis Muhammadiyah dan MPKU menggelar Apel Bersama Sekolah Aman dan Bersih di Kota Bima, Jumat (3/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi pascabanjir bandang yang terjadi Desember 2016 lalu.
Sebagai kota dengan risiko tinggi bencana, versi IRBI tahun 2013, pengurangan risiko bencana di sekolah diharapkan dapat menekan angka dampak kerusakan yang terjadi akibat bencana di Bima.
“Dengan melibatkan empat sekolah antara lain SMA Muhammadiyah Kota Bima, MA Muhammadiyah Kota Bima, MTs Muhammadiyah Kota Bima dan SMK Kesehatan Muhammadiyah Kota Bima, MDMC bersama LazisMU dan MPKU bermaksud untuk menyebarkan pengetahuan mengenai pengurangan risiko bencana berikut fasilitas sekolah yang aman,” ujar Priyo A Sancoyo, Koordinator Program SekolahMU Aman dan Bersih sebagaimana dilansir muhammadiyah.or.id.
“Komitmen Muhammadiyah mewujudkan sekolah aman bencana di Kawasan Indonesia Timur diawali dari kota Bima,” tambahnya.
Sementara itu, Eka Iskandar Zulkarnain, ketua PDM Kota Bima, mengatakan Muhammadiyah memiliki fasilitas sekolah yang tangguh terhadap bencana.
“Pada akhir pelaksanaan program ini, diharapkan Kota Bima memiliki fasilitas sekolah yang tangguh bila terjadi bencana dan menjadi tempat yang aman dan nyaman dalam kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya. [Mohamad Deny Irawan/Rus]

















