Yogjakarta, Gontornews– Perkembangan sosial politik, sosial ekonomi, dan sosial budaya dalam kehidupan nasional maupun global yang semakin kompleks dan dinamis meniscayakan Muhammadiyah melakukan konsolidasi dan reaktualisasi peran gerakannya.
Menjawab tantangan tersebut, Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah menyelenggarakan Call For Proposals Hibah Penelitian Tentang Muhammadiyah.
Seperti dijelaskan Hamzah Fansuri, salah satu panitia Dana Hibah Penelitian Diktilitbang PP Muhammadiyah, judul proposal riset harus merujuk salah satu topik-topik riset pada sepuluh bidang prioritas Muhammadiyah Abad Kedua, yaitu, Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi Muhammadiyah, Pelayanan Kesehatan Amal Usaha Muhammadiyah, Dakwah Muhammadiyah, Fatwa-fatwa tarjih Muhammadiyah, dan Pengembangan IPTEK dan Muhammadiyah.
Hamzah kembali menambahkan, luaran dari Hibah Penelitian tentang Muhammadiyah ini mencakup publikasi pada jurnal Ilmiah, khususnya yang diterbitkan oleh perguruan tinggi Muhammadiyah maupun โAisyiyah. โSelain jurnal, dapat pula berbentuk prosiding dari hasil konferensi, seminar, dan simposium. Luaran lainnya ialah berbentuk poster ilmiah untuk konferensi tahunan kajian Muhammadiyah,โ paparnya dikutip muhammadiyah.or.id (19/10).
Terkait dengan batas pengiriman proposal, Hamzah mengatakan dimulai pada 16 Oktober hingga 31 November 2016. โ1 Desember hingga 31 Desember merupakan seleksi proposal dan pengumuman, dan tanggal 19 Juni 2017 merupakan pengumpulan hasil penelitian tahap 1,โ ujarnya. (fathur)




















