Kathmandu, Gontornews — Sebuah pesawat US-Bangla Airlines yang membawa lebih dari 70 orang tergelincir di Bandara Internasional Tribhuvan (TIA) Kathmandu, Nepal. Sedikitnya 49 orang tewas.
Sebagaimana dikutip Aljazeera, Wakil Inspektur Jenderal Polisi Nepal, Manoj Neupane, mengatakan setidaknya 40 orang tewas di lokasi kecelakaan, sementara sembilan lainnya meninggal di rumah sakit.
Sebanyak 22 penumpang lainnya menjalani perawatan di berbagai rumah sakit di kota itu.
Raj Kumar Chhetri, manajer umum TIA, mengatakan, pesawat tersebut tergelincir saat melakukan pendaratan karena tidak mengikuti petunjuk yang diberikan oleh ruang kontrol.
“Ruang kontrol telah memberi izin untuk mendarat dari ujung selatan, tapi pesawat itu mendarat dari sisi utara setelah melakukan beberapa putaran di atas bandara,” katanya.
“Perdana Menteri Nepal KP Sharma Oli telah menghubungi Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina untuk mengungkapkan kesedihannya menyusul kecelakaan itu,” ujar Bishnu Rimal, kepala penasihat politik Oli.
Pesawat Bombardier Dash 8 Q400 lepas landas dari ibukota Bangladesh, Dhaka, ke ibukota Himalaya Khatmandu pada hari Senin (12/3) pagi. [Rusdiono Mukri]


















