Jakarta, Gontornews –– Setelah dinobatkan sebagai makanan paling enak di dunia, rendang juga siap diperkenalkan di Eropa. Pabrik olahan khas Minang ini rencananya akan dibangun di Bulgaria, lewat program Rendang Goes to Europe.
Sebuah pabrik besar di Bulgaria di bawah perusahaan Bella Bulgari akan memproduksi rendang dalam jumlah banyak, untuk dipasarkan di beberapa negara Eropa, termasuk Timur Tengah. Demikian rilis kemenparekraf RI.
Program Rendang Goes to Europe yang baru saja diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada Jumat (25/3) di Bali ini merupakan inisiasi Duta Besar RI untuk Bulgaria, Makedonia Utara, dan Albania, Iwan Bogananta.
Sandiaga menyambut baik Kick Off Rendang Goes to Europe sebagai pilot project mendunianya kuliner nusantara. Untuk memperkuat branding rendang di pasar internasional, pihaknya berkolaborasi dengan menggunakan logo Wonderful Indonesia yang akan digunakan dalam kemasan rendang.
βHarapan kita ini bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja yang banyak sekali. Dan lebih mempromosikan bukan hanya produk ekonomi kreatif kita, tapi juga destinasi wisata yang ada di tanah air melalui Logo Wonderful Indonesia,β katanya.
βSemoga ke depan tidak hanya rendang, tapi juga kuliner produk UMKM Indonesia lainnya dapat dikenal dunia dan dinikmati seluruh diaspora Indonesia yang ada di belahan dunia,β ujar Sandiaga.
βPasar Eropa ini sangat besar. Dahulu orang Eropa berlayar ke Indonesia mencari bumbu atau rempah-rempah. Sekarang kita balik, bumbu-bumbunya yang menghampiri Eropa kita bisa menggunakan βhubβ di Bulgaria ini sebagai entry point ke eropa. Ujungnya adalah pemberdayaan UMKM dan peluang usaha semakin meningkat,β tambahnya.
Rendang Goes to Europe sendiri merupakan bagian dari gerakan Indonesia Spice Up The World (ISUTW) yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pada 2021. ISUTW adalah sebuah gerakan nasional yang bertujuan meningkatkan nilai ekonomi di pariwisata, perdagangan, dan investasi melalui industri gastronomi.
Sebelumnya, atas undangan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Iwan Bogananta bersama pemilik Bella Ltd, Dimitri Vintzilaios, telah bertemu dengan para stakeholder dan mitra kerja. Kunjungan tersebut sekaligus sebagai tindak lanjut program ISUTW, sekaligus rencana pengembangan pasar rendang melalui Bulgaria sebagai penghubung perdagangan internasional. [fath]






















