Quetta, Gontornews — Setidaknya 54 orang tewas dalam serangan terhadap sebuah pusat pelatihan polisi di Kota Quetta, Pakistan. Demikian kata pejabat Pakistan sebagaimana dikutip Al Jazeera, Selasa (25/10).
Sejumlah pria bersenjata menyerang pusat pelatihan, di mana ratusan taruna tinggal, dan menjadikannya sandera.
Menteri Dalam Negeri Provinsi Balochistan, Mir Sarfaraz Ahmed Bugti, kepada wartawan di lokasi kejadian hari Selasa mengatakan, 5-6 orang bersenjata telah menyerang asrama di dalam fasilitas pelatihan ketika taruna sedang beristirahat dan tidur.
Lebih dari seratus orang terluka, katanya. Jumlah korban tewas bisa bertambah karena banyak taruna luka berat.
Kelompok Lashkar-e-Jhangvi mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Kelompok, yang telah dilarang oleh pemerintah, itu telah terlibat dalam serangan terakhir terhadap pasukan keamanan.
Koresponden Al Jazeera Kamal Hyder mencatat, fasilitas itu pernah diserang dengan roket pada tahun 2006 dan 2008. [Rusdiono Mukri]




















