Islamabad, Gontornews — Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, Jumat (23/7), menawarkan dua pilihan kepada warga Kashmir: merdeka atau menjadi warga Pakistan. PM Imran menggunakan argumen resolusi Dewan Keamanan PBB tentang penyelesaian sengketa atau permasalahan wilayah sengketa Pakistan dan India tersebut.
“Menurut Resoluasi Dewan Keamanan PBB, harus ada plebisit untuk memustukan apakah warga Kashmir ingin tinggal dengan Pakistan atau India. Insya Allah, warga Kashmir yang memilih untuk tinggal bersama Pakistan, kami akan melakukannya,” kata Imran Khan sebagaimana dilansir Anadolu Agency.
“Kami akan mengadakan referendum lain yang memberi mereka hak untuk memutuskan apakah akan tinggal dengan Pakistan atau tetap independen,” sambung Khan.
Pernyataan Khan ini bertentangan dengan sikap tradisional Islamabad yang selama ini melihat implementasi resolusi DK PBB sebagai solusi atas permasalahan Kashmir.
Baik Jammu dan Kashmir menjadi dua wilayah yang dipegang erat oleh pemerintah India dan Pakistan. Sementara sebagian yang lain juga diklaim oleh pemerintah Cina.
Khan meminta warga Kashmir untuk terus bersabar karena sebentar lagi mereka akan mendapatkan kemudahan yang mereka inginkan.
“Saya meyakinkan anda bahwa pengorbanan kalian tidak akan sia-sia,” ucap Khan sambil mengatakan bahwa seluruh warga Pakistan mendukung kemerdekaan Kashmir. [Mohamad Deny Irawan]



















