Washington, Gontornews — Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, Rabu (15/02/2023), ambil bagian dalam aksi solidaritas dalam kampanye baru Turki untuk korban gempa kembar di Kahramanmaras. Dalam videonya, Guterres mengungkapkan rasa belasungkawa dan solidaritas yang mendalam bagi warga Turki yang sedang menghadapi salah satu bencana alam terbesar dalam sejarah manusia.
“Kamu tidak sendiri. Perserikatan Bangsa-bangsa bersama Anda dan kami berlomba untuk membantu,” kata Guterres sebagaimana dilansir Anadolu.
“Ketika saya melihat gambaran penderitaan dan kehancuran, saya melihat orang dan tempat yang saya kenal baik. Saya tidak akan pernah melupakan kehangatan dan kemurahan hati orang-orang yang saya temui,” sambungnya.
Guterres mencatat, Turki merupakan rumah bagi sejumlah pengungsi terbesar di dunia dan memuji kemurahan hati warga Turki dengan tetangga Suriah.
“Sekarang, saya mendesak dunia untuk mendukung Anda sama seperti Anda telah mendukung orang yang membutuhkan selama bertahun-tahun,” ucapnya.
“Kebutuhannya sangat besar. Tetapi, ketahuilah bahwa kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk mendukung Anda dan kami menghimbau masyarakat internasional untuk melakukan yang yang sama,” imbuhnya sambil mengakhiri pidatonya dengan kata ‘Sennleyiz Turkiye’ yang berarti Kami bersama Turki.
Sumbangan yang masuk dari kampanye ini akan langsung masuk ke badan penanggulangan dan kedaruratan bencana Turki, AFAD, serta Masyarakat Bulan Sabit Merah Turki.
Pada 6 Februari 2023, gempa bumi berkekuatan 7,7 dan 7,6 Skala Richter mengguncang bagian selatan Turki. Gempa yang berpusat di distrik Elbistan, Kahramanmaras, tersebut juga dirasakan di 10 provinsi lain di Turki yaitu Hatay, Gaziantep, Adiyaman, Malatya, Adana, Diyarbakir, Kilis, Osmaniye dan Sanliurfa.
Setidaknya 35.418 orang tewas dan 105.505 terluka dalam gempa bumi tersebut yang mengguncang Turki. Sementara di Suriah, negara tetangga Turki, juga melaporkan 3.688 orang tewas dengan lebih dari 14.149 orang terluka. [Mohamad Deny Irawan]





















