New York, Gontornews — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan jumlah penduduk dunia mencapai 9,7 miliar pada tahun 2050. Setengah dari pertumbuhan ini hanya akan terjadi di sembilan negara, karena dunia secara keseluruhan semakin tua. India diproyeksikan menjadi negara terpadat di dunia pada tahun 2027.
Laporan “Prospek Populasi Dunia” Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis pada hari Senin (17/6) memperkirakan, populasi dunia akan tumbuh hampir 2 miliar jiwa selama 26 tahun ke depan. Meskipun populasi dunia semakin tua dan tumbuh pada kecepatan yang lebih lambat, namun penduduk dunia diperkirakan akan meningkat, karena beberapa negara akan mengalami lonjakan populasi.
Laporan tersebut memperkirakan bahwa pada tahun 2050, lebih dari setengah populasi dunia akan terkonsentrasi di India, Nigeria, Pakistan, Republik Demokratik Kongo, Ethiopia, Tanzania, Indonesia, Mesir, dan Amerika Serikat. India diperkirakan akan menyusul Cina sebagai negara terpadat di dunia pada tahun 2027. Cina diperkirakan akan mengalami penurunan populasi sebesar 2,2 persen antara tahun 2019 dan 2050.
Laporan tersebut merekomendasikan bahwa negara-negara mengadopsi kebijakan sesuai dengan proyeksi demografis, termasuk bantuan untuk anak-anak dan orang tua, kesempatan kerja dan pendidikan untuk negara-negara dengan populasi usia kerja yang terus bertambah.
Laporan itu juga meramalkan bahwa populasi dunia dapat mencapai puncaknya hampir 11 miliar pada tahun 2100.
Pertumbuhan populasi dunia diperkirakan hampir berhenti pada tahun 2100. Ini berarti untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, populasi dunia diperkirakan akan berhenti tumbuh pada akhir abad ini. [RM]


















