Kabul, Gontornews — Tim perunding Pemerintah Afghanistan siap untuk memulai perundingan damai intra-Afghanistan dengan Taliban, demikian disebutkan Presiden Ashraf Ghani dalam pesan Idul Fitri pada 24 Mei.
Hurriyetdailynews.com merilis, berbicara di luar masjid istana presiden, Presiden Afghanistan itu menyambut baik gencatan senjata tiga hari yang dideklarasikan untuk perayaan hari raya Idul Fitri.
“Pemenang perdamaian rakyat Afghanistan, perang mendatangkan kehancuran dan kesengsaraan, terutama bagi perempuan Afghanistan yang paling menderita,” kata presiden saat ia meminta pasukan pemerintah untuk menyambut gencatan senjata langka itu.
Dia juga berjanji untuk mempercepat pembebasan para tahanan Taliban sejalan dengan kesepakatan damai AS-Taliban.
Dalam sebuah pesan di situs web Taliban tadi malam, kelompok itu membuat pengumuman mengejutkan di tengah meningkatnya konflik dan proses perdamaian yang goyah. Ini merupakan gencatan senjata singkat kedua dalam pemberontakan yang mematikan, yang sudah berlangsung selama 19 tahun.
Pesan itu mengarahkan gerilyawan Taliban untuk tetap berada di luar wilayah yang dikuasai pemerintah, dan mengatakan pasukan pemerintah dapat mengunjungi daerah-daerah yang dikuasai Taliban.
Dalam gencatan senjata Idul Fitri dua tahun lalu, ada adegan pejuang yang belum pernah terjadi sebelumnya: pejuang Taliban dan pasukan pemerintah saling berpelukan dan berselfi ria. []






















