Jakarta, Gontornews – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) batal memangkas anggaran kebutuhan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El). Dengan batalnya pemangkasan anggaran kebutuhan tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diharapkan dapat penuhi target penyempurnakan data kependudukan masyarakat di Indonesia.
“Dengan begitu, sekarang bisa langsung tender. Jadi bisa cetak 20 juta lebih KTP El sehingga bisa memenuhi jumlah kebutuhan blangko KTP untuk masyarakat yang juga mencapai 20 jutaan itu,” kata Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo usai melangsungkan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober kemarin di Kantor Kemendagri Jakarta, Senin (3/10).
“Mudah-mudahan pertengahan tahun depan sudah bisa selesai, di samping setiap hari kamu terus ‘update’ perubahan data KTP,” tambahnya seraya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Keuangan, Sri Mulyani atas pembatalan tersebut.
Selain itu, Thahjo berharap agar seluruh jajarannya mulai bersiap untuk memenuhi segala tahapan persiapan pemililhan presiden dan pemilihan legislatif secara serentak tahun 2019 mendatang. salah satunya adalah pemuktahiran data kependudukan secara menyeluruh sebagai basis daftar pemilih. untuk waktu dekat, Kemendagari akan fokus pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2017 nanti.
Kemendagri mencatat bahwa tahun 2017, pilada serentak akan dilaksanakan di 101 daerah di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan demi mengoptimalkan pilkada februai 2017 mendatang, Mendagri berharap dalam waktu dekat, rekam data warga harus segera dilakukan meski warga belum mendapatkan fisik KTP
“Kalau ada warga yang punya hak pilih belum merekam datanya, ya jangan salahkan kami. Kami sudah kasih kelonggaran, meski belum dapat KTP El, mereka akan dapat kartu keterangan untuk memilih. Namun mereka harus melakukan perekaman terlebih dahulu. Hak pilih mereka sudah kita jamin dengan surat keterangan tersebut,” jelas mantan sekretaris Jendral PDI Perjuangan tersebut. [Mohamad Deny Irawan]





















