Tskhinvali, Gontornews — Pemimpin Ossetia Selatan Anatoly Bibilov mengatakan republik yang memisahkan diri itu ingin memilih integrasi ke dalam Federasi Rusia.
Rusia mengakui Ossetia Selatan sebagai negara merdeka pada tahun 2008 setelah Perang Rusia-Georgia, sedangkan sebagian besar negara menganggap wilayah itu sebagai bagian dari Georgia.
Sebagaimana dikutip laman dw.com, Bibilov mengatakan bahwa referendum akan menjadi langkah pertama menuju integrasi ke dalam Federasi Rusia, tetapi ini akan “sangat sulit untuk dilaksanakan.”
Pemimpin Parlemen Ossetia Selatan Alan Tadtayev mengatakan kepada kantor berita negara Rusia TASS bahwa referendum harus diadakan dalam “waktu dekat.”
Komentar itu menyusul pernyataan pada hari Ahad oleh Leonid Pasechnik, pemimpin Republik Luhansk yang memisahkan diri di Ukraina timur, bahwa wilayahnya harus mengadakan pemungutan suara tentang integrasi ke Rusia.[]




















