Lamping, Gontornews — Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) menggelar pertemuan dengan para ulama dan tokoh Islam di Lampung, Sabtu (10/2). Pertemuan yang bertema “Mengikis Perbedaan Merajut Ukhuwah” dilakukan dalam rangka silaturahim sekaligus mendorong persatuan dan perjuangan umat Islam baik aspek politik, ekonomi, sosial, dan sebagainya.
Seperti yang disampaikan Sekjen MIUMI Pusat, Bachtiar Nasir. Laki-laki yang akrab dipanggil UBN itu mengimbau agar seluruh Umat Islam terus memperkuat ukhuwah sesama Umat Islam, serta berfikir positif, sehingga tidak mudah terpecah belah oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan Umat Islam bersatu.
“Kita berbicara (untuk) kedepan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua MIUMI Lampung, Bukhori Abdul Shomad mengungkapkan, jika selama ini sinergi Umat Islam di Lampung berjalan dengan sangat baik dan tidak ada gesekan yang berarti. Bersama dengan para Tokoh dan Ulama pihaknya terus memaksimalkan cara untuk mempersatukan Islam.
“Tentunya dengan tidak memperdebatkan persoalan khilafiyah maupun furuiyah,” katanya.
Selain itu, Ketua MIUMI DKI Jakarta Fahmi Salim, yang juga hadir dalam acara yang dihadiri ratusan tokoh, ulama kampung, aktivis, dan para intelektual dari berbagai ormas yang tergabung dalam Forum Umat Islam Bersatu Lampung, mengatakan, kehadiran MIUMI salah satunya adalah ingin menghidupkan tradisi ulama terdahulu.
“Walaupun berbeda-beda pemikiran tapi bisa menyatukan umat,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan, MIUMI terus berupaya membangun dakwah Islam berbasis riset yang tidak sekedar melakukan ceramah di mimbar, akan tetapi komprehensif menyangkut kajian ilmiah.
“Karenanya ciri khas MIUMI adalah ulama yang menggerakkan, tidak hanya mengajar,” pungkasnya.





















