10
Tonton Selengkapnya
27 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Wednesday, 17 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan

Pesantren Benteng Terkokoh Bangsa

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
24 June 2016
in Pendidikan
0

Ogan Ilir, Gontornews — Pimpinan Pesantren Raudatul Ulum Ogan Ilir Sumatera Selatan KH Tol’at Wafa Ahmad menegaskan, pesantren adalah benteng pertahanan yang kokoh untuk bangsa. Kiprah pesantren, menurutnya, tak hanya di alam kemerdekaan tapi jauh sebelum bangsa Indonesia merdeka.

Seperti sejarah Pesantren Raudatul Ulum yang berdiri sebelum negeri dan republik ini merdeka. Pimpinan pesantren rela membubarkan diri demi ikut berperang gerilya melawan penjajah dan merebut kemerdekaan bangsa Indonesia.

Setelah perang gerilya, lanjut Kiai Wafa, pesantren Raudatul Ulum membantu pemerintah menyiapkan generasi bangsa melalui pendidikan. “Sampai sekarang kami masih loyal membantu pemerintah menyiapkan kader bangsa. Kita tak pernah berhenti, tak pernah capek dan tak pernah lelah karena itu jihad kita,” ungkapnya kepada Gontornews.com, Kamis (23/6) sore.

Pada waktu merintis pesantren, ujar Kiai Wafa lagi, tak ada bantuan pun dari pemerintah. Semua bekerja dengan keikhlasan para kiai dan santri-santri dengan jiwa kemandiriannya.
Lulusan Jamiyah Islamiyah Madinah Jurusan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin ini heran ketika ada kelompok yang menstigma negarif pesantren. Pesantren selalu dikaitkan dengan terorisme dan didiskreditkan seolah-olah tidak berperan dalam membangun bangsa.

BACA JUGA

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Tingkatkan Profesionalisme SDM Zakat, BAZNAS Luncurkan Beasiswa Sertifikasi Amil Se-Indonesia

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

“Apa fair kalai pesantren dituduh seolah-olah tidak mencintai negeri ini. Apa pantas tuduhan itu?” tandasnya.

Pemahaman yang keliru di masyarakat ini harus diluruskan agar pesantren tidak dianggap sarang teroris. Penjajah gaya modern juga tahu bahwa kekuatan bangsa Indonesia adalah pesantren sehingga menjadi sasaran untuk dilemahkan.

Di mana saja pesantren dari Sabang sampai Merauke, kata Kiai Wafa, keberadaan pesantren sesungguhnya adalah back up usaha pemerintah untuk mencerdasan bangsa. “Kita ini benteng pertahanan yang kokoh untuk bangsa,” paparnya.

Setelah reformasi, ujarnya, akses dunia pendidikan sudah mulai terasa. Tapi jangan terlena bahwa uluran tangan bisa melenakan pesantren dari kemandirian. Maka prinsip pesantren tetap harus berjuang, dibantu atau tidak dibantu oleh pemerintah. “Kita akan terus berjuang dan mencintai negeri ini,” paparnya.

Pesantren Raudatul Ulum didirikan oleh KH Abdul Ghoni pada tahun 1930-an yang sempat mengalami kevakuman sebelum kemerdekaan karena para santrinya ikut berperang gerilya untuk mengusir penjajah.

Pascakemerdekaan, para pengurus yang tersisa menghimpun kembali keluarga besar pesantren Raudatul Ulum untuk melanjutkan kiprahnya di dunia pendidikan. Saat ini pesatren ini memiliki 2.700 santri dan menyelenggarakan pendidikan dari tingkat Raudatul Athfal hingga perguruan tinggi. [Ahmad Muhajir/Rus]

Tags: Peran pesantrenPesantren cinta bangsaStigmatisasiTerorisme
Share10Tweet6Send
Previous Post

Universitas Muhammadiyah Magelang Tuan Rumah Pesantren Ortom

Next Post

Ketua FPA: Pesantren Menguatkan Kontribusinya Untuk Bangsa

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

13 June 2026
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

15 June 2026
Pandemi Covid-19 Sebabkan Defisit Masa Belajar Siswa

Berani untuk Bebas

11 June 2026
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

14 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

0
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

0
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

0
management pesantren

Transformasi Digital Pesantren: Menjawab Tantangan Manajemen Pendidikan di Era Modern

0
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

0
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

16 June 2026
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

16 June 2026
management pesantren

Transformasi Digital Pesantren: Menjawab Tantangan Manajemen Pendidikan di Era Modern

16 June 2026
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

15 June 2026
BAZNAS Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir

BAZNAS Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir

15 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result