Islamabad, Gontornews — Kementerian Luar Negeri Pakistan mengonfirmasi pertemuan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, dengan delegasi Taliban, Rabu (16/12). Pertemuan ini sekaligus menjadi pertemuan pertama sejak bulan Agustus 2020 silam.
Reuters melansir bahwa delegasi Taliban akan diwakili langsung oleh pemimpin utamanya, Abdul Ghani Baradar. Sumber politik Taliban di Doha, Qatar, menjelaskan bahwa pertemuan dengan PM Khan di Pakistan bukan agenda utama. Taliban mencatat bahwa pertemuan antar petinggi Taliban juga akan dihelat di negara yang sama.
Sebelumnya, Taliban mengunjungi Islamabad pada bulan Agustus atau tepat sebelum pembicaraan damai antara Afghanistan dan Amerika Serikat berlangsung. Saat itu, Amerika Serikat, sebagai perantara pembicaraan damai, memutuskan untuk menarik pasukan kembali ke negaranya.
AS pun mendorong pembicaraan damai antara Taliban dan Afghanistan agar segera dapat terlaksana. Pasca berhasil mendapatkan kesepakatan tentang aturan prosedural bulan ini, negosiator yang mewakili pemerintah dan Taliban akan beristirahat hingga 5 Januari 2020.
Reuters bahkan menyebut kesempatan lowong tersebut akan dimanfaatkan oleh kedua belah pihak untuk melakukan rekonsiliasi dengan sejumlah pihak.
Pada tahap selanjutnya, menyusul peningkatan kekerasan di sejumlah wilayah, Pemerintah Afghanistan menyerukan gencatan senjata dan menetapkannya sebagai agenda utama. Namun, Taliban mengatakan gencatan senjata bukan agenda prioritas. Bagi Taliban, meningkatnya kekerasan terhadap para pemimpin militer mereka sebagai agenda prioritas.
“Komandan lapangan kami mulai melakukan lebih banyak sarangan dan itu dapat menimbulkan masalah bagi kantor kami di Qatar. Oleh karena itu, delegasi kami ingin melihat mereka dan mendiskusikannya dengan mereka,” kata sebuah sumber Taliban di Doha, yang dilansir Reuters. [Mohamad Deny Irawan]





















