Baghdad, Gontornews — Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Khadimi, Ahad (7/11/2021), mengatakan bahwa ia mengetahui siapa yang menyerang kediamannya dengan menggunakan drone atau pesawat tanpa awak. Ia berjanji untuk menghukum dalang di balik upaya pembunuhan tersebut.
“Kami akan mengejar mereka yang melakukan tindak kejahatan kemarin. Kami mengenal mereka dengan baik dan kami akan mengekspos mereka,” kata Khadimi setelah mengadakan pertemuan luar biasa dengan Dewan Menteri di Baghdad, Ahad.
Akibat serangan tersebut, otoritas terkait meningkatkan keamanan di sejumlah titik di Ibu kota denga mengerahkan kendaraan milier.
Sebagai informasi, Khadimi lolos tanpa cedera setelah dua pesawat tanpa awak atau drone bermuatan peledak menargetkan rumahnya yang berada di zona hijau pada Ahad pagi. Anadolu melaporkan bahwa serangan tersebut terjadi seiring terjadinya kerusuhan atas hasil pemilu baru-baru ini.
Akibatnya, banyak masyarakat yang merasa bahwa kerusuhan tersebut telah menciptakan ketidakpastian bagi jabatan puncak Khadimi.
Sejumlah laporan mengatakan serangan itu dilakukan oleh pasukan milisi Syiah yang dekat dengan Iran. Namun, belum ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab atas insiden percobaan pembunuhan tersebut. [Mohamad Deny Irawan]






















