pesanan-majalah-edisi-khusus
30 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 8 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Lembaga

Pondok Pesantren Al-Fatih Gondang Lombok Utara: Eksistensi Dakwah Pesantren di Lombok Utara  

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
3 February 2020
in Lembaga
0
Pondok Pesantren Al-Fatih Gondang Lombok Utara: Eksistensi Dakwah Pesantren di Lombok Utara   

foto: facebook

Tantangan dakwah Islam dan dampak negatif pariwisata di Kabupaten Lombok Utara luar biasa. Pondok Pesantren Al-Fatih Gondang pun siap mengisi ruang gerak dunia dunia pendidikan ala santri. Simak ulasannya!

Berdiri di Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara, Pondok Pesantren Al-Fatih Gondang seolah semakin memarakkan penerapan sistem pendidikan pesantren modern di salah satu lokasi pariwisata tersohor di Nusa Tenggara Barat.

Meski demikian, perkembangan Pondok Pesantren di Lombok Utara terbilang sangat terlambat jika dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten lainnya di Pulau Lombok dimana pondok-pondok pesantren berdiri jauh sebelum kemerdekaan

Sementara Pondok Pesantren di Lombok Utara baru mulai berkembang mulai akhir tahun 80-an, dan pondok pesantren Al-Fatih adalah pondok pesantren yang paling baru berdiri. Hingga saat ini, baru ada 4 pondok pesantren Alumni Gontor di Kabupaten Lombok Utara.

BACA JUGA

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Haflah Tilawatil Qur’an SIT Insantama Leuwiliang, Orang Tua: Jadikan Al-Qur’an Lentera Kehidupan

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar Latihan PBB Bersama TNI

Keberadaan sistem pesantren modern yang ditawarkan oleh Pondok Pesantren Al-Fatih juga melengkapi keberadaan pesantren tradisional yang sudah berdiri selama puluhan tahun. Meski demikian, tentu saja sistem pendidikan pesantren modern memiliki sejumlah kelebihan dengan membekali para santri baik secara keilmuan maupun keterampilan hidup.

Adalah sosok ibunda Hj Nurkiah yang memberi semangat TGH Lalu Nurul Bayanil Huda untuk mendirikan pesantren di Gondang. Tanah seluas 4700 m2 ditambah bantuan masid dan dua asrama wakaf dari Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Syaikh Osamah bin Mohammad Syuaiby, dikelolanya untuk menjadi pesantren.

“Berbekal sebuah masjid dan dua lokal bantuan dari Syaikh Osamah bin Muhammad Syuaiby, Duta Besar Saudi Arabia saat itu, di atas tanah wakaf dari Ibunda Hj Nurkiah seluas 4700 m2 di desa Gondang, saya memulai kegiatan pada tanggal 16 Juli 2018,” kata TGH Lalu Nurul Bayanil Huda kepada Majalah Gontor.

Ustadz Lalu, sapaan akrabnya, memberikan nama Al-Fatih juga bukan tanpa alasan. Bagi Ustadz Lalu, pemberian nama Al-Fatih tidak lepas dari kondisi masyarakat Gondang yang baru saja terlepas dari islam Wetu Telu. Ia pun berharap, alumnus Pondok Pesantren Al-Fatih Gondang dapat memperluas usaha dakwah Islam di wilayah tersebut.

“Saya memberikan nama Al-Fatih dengan harapan santri-santri mampu membuka ladang-ladang dakwah dan memiliki semangat dan jiwa perjuangan sebagaimana Muhamamd Al-fatih.”

“Mengingat daerah dimana pondok ini berdiri adalah termasuk daerah dimana masyarakatnya baru terbebas dari islam Wetu Telu dan masih diperlukan usaha dakwah lagi agar masyarakat lebih memahami Islam lebih sempurna,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Islam Wetu Telu sendiri merujuk pada …..

Sejak berdiri pada 16 Juli 2018, Ponpes Al-Fatih membuka dua lembaga pendidikan yaitu Sekolah Dasar dan Kulliyyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI). Untuk lembaga pendidikan pertama, Ponpes Al-Fatih Gondang diperuntukkan bagi para murid sekitar tanpa kewajiban mukim. Sementara santri KMI, wajib untuk mukim di asrama.

“Di awal, SD Islam Al-Fatih memiliki 15 santri awal. Namun, mereka tidak kami wajibkan untuk mukim dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana.”

“Oleh karena kami menggunakan sistem Muallimin, kami mewajibkan santri KMI untuk bermukim dan berasrama di lokal yang telah kami siapkan. Untuk santri perdana KMI, kami memiliki 10 santri yang berasal dari sekitar wilayah Lombok Utara, Kabupaten Lombok Barat dan Sumbawa,” imbuh alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor 1992 tersebut.

Sedangkan untuk tahun kedua, jumlah santri SD Islam yang mendaftar di Ponpes Al-Fatih Gondang mencapai 30 orang sedangkan santri KMI sebanyak 25 orang.

Sebagaimana Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponpes Al-Fatih juga tetap menjaga, bahwa apa yang dilihat, didengar, dirasakan serta santri melaksanakan tugas-tugas adalah pendidikan.

“Itulah mengapa meski baru berdiri, jumlah santri terbatas dan kelas tertinggi adalah kelas dua, namun organisasi pelajar tetap dibentuk meski dengan bagian-bagian yang masih terbatas,” ujarnya saat menjabarkan arti penting berorganisasi bagi para santri.

Sebagai ciri khas, Ponpes Al-Fatih Gondang menjadikan Pondok Modern Darussalam Gontor sebagai role model. “Jika Gontor memiliki 4 sintesa, maka Ponpes Al-Fatih hanya mengambil Gontor sebagai satu-satu sintesanya,” cetusnya.

Di awal pendirian, satu-satunya tenaga pengajar Ponpes Al-Fatih Gondang masih memberdayakan potensi keluarga dalam sistem pendidikan SD Islam. Sementara untuk sistem KMI, Ustadz Lalu menjadi satu-satunya guru alumnus KMI Gontor yang mengajar di Ponpes Al-Fatih.

Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah tenaga guru bertambah. Saat ini jumlah guru yang mengabdikan keilmuan, jiwa dan waktunya di Ponpes Al-Fatih Gondang berjumlah 11 orang yang terdiri dari 4 guru pengabdian Pondok Modern Darussalam Gontor, 2 alumni Pondok Alumni Gontor, dan alumni beberapa perguruan tinggi di Mataram.

“7 orang guru kami tinggal di lingkungan pondok, sementara sisanya tinggal di luar pondok,” sebutnya.

Sementara kegiatan ekstrakurikuler di Ponpes Al-Fatih Gondang terdiri dari latihan pidato (muhadhoroh), kepramukaan, olah raga, kursus menjahit (bagi santri putri). Yang unik, Ponpes Al-Fatih Gondang juga menjadikan peternakan lele sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler santri.

Belakangan, peternakaan lele digunakan untuk menyokong kegiatan pondok selain keberadaan koperasi pelajar dan kantin. Walau demikian, Ustadz Lalu mempergunakan dana yang berasal unit usaha pondok untuk memenuhi kesejahteraan guru. Sementara iuran bulanan santri, sepenuhnya dikembalikan kepada santri.

“Guna menyokong kegiatan pondok, Ponpes Al-Fatih memiliki sumber dana dari Koperasi pelajar, kantin dan peternakan lele.”

“Alhamdulillah, sejak berdiri hingga saat ini kesejahteraan guru 100 Persen dari usaha pondok. Sedangkan iuran santri 100 Persen kembali ke santri,” papar pria yang sempat mengajar di Pondok Pesantren Nurul Bayan itu.

Musibah & Tantangan

Di awal perjuangannya dalam menegakkan dakwah Islam di Lombok Utara, Ponpes Al-Fatih Gondang dihadapkan sejumlah permasalahan pelik. Majalah Gontor mengonfirmasi Ustadz Lalu bahwa musibah Gempa 7.0 Skala Richter dan dampak negatif pariwisata menjadi tantangan dakwah Ponpes Al-Fatih Gondang.

Siapa sangka, tepat 3 bulan sejak berdirinya Ponpes Al-Fatih Gondang, Lombok diguncang gempa berkekuatan 7.0 Skala Richter. Ustadz Lalu berkisah jika saat itu seluruh bangunan mengalami kerusakan.

Meski dilanda bencana, kegiatan di Ponpes Al-Fatih terus berjalan. Sejumlah tenda darurat didirikan sebagai penunjang kegiatan baik di dalam kelas atau pun asrama. Tidak hanya pondok yang mengalami dampak, 90 persen ekonomi para wali santri pun terguncang. Pada saat itu, Ponpes Al-Fatih menggratiskan seluruh biaya pendidikannya.

“Tiga minggu sejak pendirian Ponpes Al-Fatih, gempa bumi 7,0 Skala Richter mengguncang Lombok Utara. Musibah ini menyebabkan seluruh bangunan di pondok mengalami kerusakan. Kegiatan pendidikan selama hampir satu tahun dilaksanakan di bawah tenda-tenda darurat. Pun begitu dengan asrama dan kelas.”

“Tidak hanya itu, gempa juga ‘mengguncang’ ekonomi para wali santri yang memondokkan anak-anaknya di sini (Ponpes Al-Fatih). Alhasil, kami pun menggratiskan seluruh biaya pendidikan kepada santri.”

“Tentu saja, ini memberatkan pondok, namun dengan ma’unah Allah, Alhamdulillah permasalahan ini dapat teratasi. Dan saat ini, santri-santri sudah dapat belajar, tinggal, serta berkegiatan di tempat yang lebih layak,” kata Ustadz Lalu.

Kendala lain adalah meminimalisir dampak negatif pariwisata bagi masyarakat sekitar pondok. Kabupaten Lombok Utara sendiri menjadi salah satu objek wisata berskala internasional dengan 3 gili sebagai andalannya, yakni: Gili Meno, Gili Air dan Gili Trawangan.

Selain membawa dampak ekonomi positif bagi warga, sektor pariwisata juga memberi dampak negatif bagi warga. Karenanya, Ponpes Al-Fatih Gondang merasa bertanggungjawab atas kondisi ini. Ponpes Al-Fatih pun mengaktifkan pembelajarn Diniyah Sore bagi anak-anak. Sebagai informasi, saat ini, ada sekitar 175 santri diniyah yang berasal dari tingkat TK hingga SMA.

“Pondok pesantren Al-Fatih terus berupaya memfilter dampak negatif perkembangan wisata diantaranya dengan mendirikan Diniyah sore sebagai sarana membekali generasi dengan ilmu-ilmu agama dan upaya penanaman akhlaq, yang kegiatannya dimulai dari jam 14.30 s/d 17.30.”

“Saat ini santri-santri diniyah sore lebih kurang 175 dari tingkat TK hingga SMA,” jelasnya.

Perjuangan untuk mendirikan pesantren dengan segala keterbatasan, memang memberikan pelajaran penting setidaknya untuk memperkuat iman kepada Allah swt. Ustadz Lalu pun berujar bahwa mendirikan pondok harus dimulai dengan niat yang ikhlas, Istiqomah dan tidak mudah putus asa.

“Bagi yang ingin mendirikan pesantren, mantapkan niat sebagai ladang dakwah dan perjuangan. Istiqomah tetap kuat jangan putus asa. Jangan ingin cepat besar. Jangan berharap kepada manusia,” tutup Ustadz Lalu. Mohamad Deny Irawan

Tags: Al-FatihGempaGondangMusibahNTB
Share253Tweet158Send
Previous Post

Turki Serang Balik Rezim Suriah Setelah Tentaranya Tewas

Next Post

Mahfud: Evakuasi WNI ke Natuna Aman

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

2 September 2026
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

0
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

0
Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

0
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

0
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

0
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

6 September 2026
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

6 September 2026
Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

6 September 2026
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

6 September 2026
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result